Psikodrama untuk Anak PAUD #Goresanku 155


Bahasa Tubuh

Di masa usia toddler / bayi, sebelum bisa berbicara mereka berkomunikasi dengan cara menggunakan BAHASA TUBUHNYA untuk mengekspresikan kebutuhan / emosinya.
Mereka berkomunikasi secara non-verbal dengan menggunakan gerakan tubuh dan suara mereka. Setiap gerakan anak mempunyai makna dan perlu respon.
Ketika kita bisa merespon dan menafsirkan bahasa tubuh mereka, anak akan merasa dipahami perasaannya dan perubahan suasana hatinya.

Kebetulan sudah beberapa kali saya ikut pelatihan PSIKODRAMA. Sebagai pendidik PAUD saya merasa terbantu sekali karena di dalamnya terdapat beberapa unsur, antara lain adalah bahasa tubuh yang dapat saya terapkan dalam mendampingi anak belajar dan bermain di sekolah.

 

Ditulis oleh: C. Tyas Kusumastuty

Coretan Lama 02; Arti Rumah adalah Tempat untuk Pulang Hati


Sejauh apa pun kau berkelana,

sekeras apa pun kau memperjuangkan hidup,

sesukses apa pun kau di masa depan,

pada akhirnya kau akan selalu mencari tempat untuk pulang.

Bukan sekadar tempat untuk mengistirahatkan raga

melainkan juga tempat di mana hatimu memutuskan untuk tinggal.

Barangkali ‘rumah’ adalah sebutan yang tepat bagi orang-orang yang dipilihkan Tuhan untukmu.

Mereka yang memeluk mesra hatimu dari jauh, menjagamu lewat doa.

Mereka yang selalu menyambut kepulanganmu dengan penuh suka cita.

Mereka yang tidak segan untuk membantumu bangkit saat kau terjatuh.

Mereka yang dapat membantumu membangkitkan rasa bahagia dalam jiwamu.

Mereka yang mengenalkanmu pada arti ketulusan.

Tidak harus banyak,

bila kau bisa menemukan beberapa atau hanya seseorang saja,

itu sudah lebih dari cukup.

 

Kartasura, 12 September 2016

Qanifara

Hati hati Motivasi Anak dengan Memberi Hadiah #Goresanku 154


Prinsip terpenting dari dukungan untuk anak adalah memupuk motivasi diri agar tumbuh secara alamiah. Setiap anak terlahir dengan ini, tidak ada yang mengancam atau mengiming-imingi anak untuk belajar berjalan. Saat anak berada dalam lingkungan yang tidak membatasi, anak punya dorongan untuk mencoba dan mengembangkan potensi diri. Lanjutkan membaca “Hati hati Motivasi Anak dengan Memberi Hadiah #Goresanku 154”

Stimulasi Anak Sejak Usia Dini #Goresanku 153


Orangtua dan orang dewasa di sekitar anak sangat menentukan kualitas kehidupan anak dan perkembangannya yang optimal melalui apa yang dilakukan atau tidak dilakukan di lima tahun pertama. Anak mengalami periode sensitif dalam belajar, memiliki keingintahuan alamiah yang sangat besar dan berkembang pesat secara fisik dan mental di bagian awal kehidupannya. Semakin baik stimulasi di usia dini, anak akan semakin siap menghadapi tahap selanjutnya, bisa lebih maju dan tidak kehilangan kesempatan atau mengalami kesenjangan dalam perkembangan. Lanjutkan membaca “Stimulasi Anak Sejak Usia Dini #Goresanku 153”

Pentingnya Komunikasi dengan Pihak Sekolah PAUD #Goresanku 152


Komunikasi antara orangtua dan sekolah perlu dimulai dengan prinsip dasar yang disepakati sejak awal. Orangtua sebaiknya jujur, terbuka dan interatif. Tidak menyembunyikan sesuatu, tetapi ceriterakan kekurangan dan kelebihan anak agar guru dapat memberikan respon yang tepat pada anak. Apapun pengalaman orangtua yang pernah alami dengan sekolah, memilih sekolah untuk anak adalah salah satu bentuk kepercayaan. Lanjutkan membaca “Pentingnya Komunikasi dengan Pihak Sekolah PAUD #Goresanku 152”

Cara Komunikasi Efektif dengan Anak #Goresanku 151


Kita punya pilihan setiap kali berinteraksi dengan anak. Biasakan kita memilih cara yang merangsang komunikasi yang baik dan mencoba melakukannya dengan rutin. Sebagian kita tahu dan pernah menggunakan semua cara ini. Yang menyedihkan seringkali cara yang dipilih hanya itu-itu saja, tetapi mengharapkan hasil yang berbeda. Lanjutkan membaca “Cara Komunikasi Efektif dengan Anak #Goresanku 151”

Membumikan Literasi Bukan Sekedar Melafalkan Tulisan #Goresanku 150


Membaca adalah memahami rangkaian makna, bukan hanya sekedar mengeja tulisan. Artinya, pandai membaca adalah proses yg terus dipelajari, jauh sesudah kita menggabungkan suku kata yang berarti. Maka, pembaca jagoan adalah yang terus mengusahakan pengenalan lingkungan, bukan sekedar melafalkan tulisan. Lanjutkan membaca “Membumikan Literasi Bukan Sekedar Melafalkan Tulisan #Goresanku 150”

Kecerdasan Digital yang tak Bisa Ditunda #Goresanku 149


Cerdas digital adalah bukan hanya tentang tujuan, tetapi juga tentang cara. Dunia digital penuh pelajaran dan kesempatan, namun tantangannya pun tak kalah besar. Orangtua dan guru bijak justru memilih untuk memberdayakan, bukan memberi larangan tanpa alasan. Kita percaya, latihan ketrampilan hidup di dunia digital, menjadi pintu menumbuhkan kecerdasan yang juga bermanfaat di dunia nyata. Lanjutkan membaca “Kecerdasan Digital yang tak Bisa Ditunda #Goresanku 149”

MERDEKA BELAJAR SEJAK USIA DINI #Goresanku 148


Masa prasekolah adalah masa yang sangat penting dalam pendidikan seorang anak. Pada usia 0-6 tahun banyak disebut sebagai masa emas perkembangan anak, karena otak anak mampu menyerap informasi hingga 80 persen. Di masa ini, anak mulai terbentuk aspek perkembangannya: kognisi, bahasa, fisik motorik, sosial emosi, moral, kemandirian dan seni.

Melihat hal tersebut, saya sebagai pendidik ingin memaksimalkan aspek-aspek perkembangan murid secara menyenangkan dan bermakna. Belajar yang menyenangkan dan langsung pada obyek pembelajaran, membuat anak akan mampu mengembangkan aspek-aspek perkembangan yang dimilikinya. Lanjutkan membaca “MERDEKA BELAJAR SEJAK USIA DINI #Goresanku 148”

MELAWAN PERUNDUNGAN DI SEKOLAH PAUD #Goresanku 147


Masalah perundungan adalah salah satu masalah dalam pendidikan dan pengasuhan. Bahkan hal itu bisa juga terjadi pada anak pra sekolah (PAUD). Kadang kita tidak menyadarinya, seringkali perudungan terjadi pada saat anak-anak bermain bersama di sekolah. Ibarat alarm, begitu mendengar kata ” bully ” orang langsung peduli. Sayangnya kesadaran tinggi di masyarakat masih banyak miskonsepsi. Terlepas dari semangat melakukan perbaikan, kesalahpahaman masih sering kali memperburuk keadaan. Lanjutkan membaca “MELAWAN PERUNDUNGAN DI SEKOLAH PAUD #Goresanku 147”