Orang tidak Meninggalkan Pekerjaan, Mereka Mencari Keamanan Psikologis


Orang tidak meninggalkan pekerjaan, mereka meninggalkan budaya kerja yang beracun.

Jadi ini adalah awal dari versi Rabu Bijak yang lebih pendek (sedang?) Sementara saya menguji apakah beberapa momentum penulisan dapat dimasukkan ke dalam buku. Lanjutkan membaca “Orang tidak Meninggalkan Pekerjaan, Mereka Mencari Keamanan Psikologis”

Takut #7 Life Career Employee Faith


Pernahkah kamu takut datang ke sekolah waktu kecil dulu? Takut dibuli-buli, takut tidak bisa mengikuti pelajarannya dan dimarahi guru, takut gak punya teman, atau takut apapun? Mungkin sebagian ada yang pernah merasakan, sebagian lagi gak pernah kepikiran. Saya pribadi tak pernah takut pergi ke sekolah, mungkin perasaan malas ada, tapi bukan ketakutan-ketakutan seperti contoh diatas. Lanjutkan membaca “Takut #7 Life Career Employee Faith”

Apakah saatnya Maju atau Berhenti Mengubah Jalur? #3 Life, Career and Employee Faith


Thursday, 26 November 2015

Pagi hari dimulai dengan senyuman manis dan baju rapi. Tidak ada yang salah. Tidak tersandung, dan wajah full of make up. Ok hari ini saya sangat percaya diri. Hari ini ada meeting besar satu divisi, membicarakan apa yang menjadi objective 2016 dan apa hasil yang sudah dilakukan di 2015. Segalanya berjalan baik, sampai ketika saya merasa kejanggalan dan saya mulai tidak mengerti apa yang orang-orang sedang bicarakan di depan. Apa yang mereka presentasikan saya tidak tahu. Tiba-tiba saya seperti tertarik ke dunia saya sendiri. Terpencil, sendiri dan tidak bisa berinteraksi. Saya mendengar si ini berbicara; si itu menanggapi, ada yang bertanya dan saya tidak mengerti apa yang mereka bicarakan. Saya tidak mengerti situasi yang membawa saya jadi seperti orang yang autis. Apa yang membuat saya begini? Lanjutkan membaca “Apakah saatnya Maju atau Berhenti Mengubah Jalur? #3 Life, Career and Employee Faith”