How to Manage Energy dalam Proses Workshop dengan cara Psikodrama.


Energi adalah rasa pengerak, dalam hal ini aku setarakan dengan istilah Impuls. Aku mendapatkan sebuah pemahaman dari Kelas Akting yang diselenggarakan oleh Komunitas Salihara Jakarta, dan difasilitasi oleh Iswadi Pratama, seorang Sutradara dari Teater Satu Lampung.

Beliau mengungkapkan bagaimana proses yang terjadi pada diri Aktor. Seorang aktor wajib memahami dan menyadari Impuls nya, sebagai dasar dalam berakting di atas panggung. Aktor perlu mengetahui dari mana Impuls tersebut berasal. Selanjutnya perlu juga memahami impact, tujuan, dampak dari tindakannya. Sehingga menjadi penting dalam mengekpresikan Impuls sesuai dengan kebutuhan. Lanjutkan membaca “How to Manage Energy dalam Proses Workshop dengan cara Psikodrama.”

7 Hal yang Asyik dalam Pelatihan dengan Metode Psikodrama


Berdasarkan pengalaman mempraktekkan Psikodrama, ada beberapa hal yang menarik dari pelatihan dengan menggunakan Psikodrama, atau Eksplorasi Tindakan, berikut diantaranya :

  1. Tidak Perlu Menulis

Keseluruhan proses dilakukan dengan bertindak, aktif bergerak, peserta tidak perlu menulis. Mereka diajak untuk berbagi, saling bercerita, berdialog dan bermain . Setiap permainan memiliki tujuan dan saling berkaitan dalam mengeksplorasi materi pelatihannya. Lanjutkan membaca “7 Hal yang Asyik dalam Pelatihan dengan Metode Psikodrama”

Bergembira dengan Psikodrama di Medan


Saya dihubungi oleh seorang Bhante, bertanya apakah saya bersedia membantunya untuk mengisi sesi permainan dalam retreat sehari yang ia lakukan dengan para remaja. Meskipun permintaanya tiba-tiba, saya menerima dengan senang hati. Secara spesifik saya agak tersanjung, sebab permintaan khusus dari Bhante yaitu untuk memainkan Psikodrama.

Saya bertanya tentang jumlah peserta dan alokasi waktu yang diberikan. Ternyata waktu nya sangat terbatas, yaitu hanya dua jam, dengan jumlah peserta 30 orang. Saya berpikir, ok.. Psikodrama kali ini digunakan sebagai sarana untuk ‘have fun’. Jam tayang nya di sesi after lunch, sehingga sesi ini memang menjadi selingan penghilang ngantuk. Lanjutkan membaca “Bergembira dengan Psikodrama di Medan”