3 Tahapan Utama dalam Psikodrama dan Sedikit Catatan Tambahan


Psikodrama terdiri dari tiga tahap utama, yaitu:

1. Pemanasan (Warming up)
2. Pentas (Action)
3.  Integrasi / Refleksi

Tiga tahap ini menjadi tahapan utama untuk membantu mengintegrasikan proses psikodrama ke dalam kelompok, dalam merancang spontanitas, dan mengaplikasikannya ke proses terapi. Boleh juga jika ingin ditambahkan untuk mengawali dengan tahap Perkenalan, dan diakhiri dengan tahap Penutup, berterima kasih dan bersalaman. Lanjutkan membaca “3 Tahapan Utama dalam Psikodrama dan Sedikit Catatan Tambahan”

PERSPEKTIF SEJARAH; SEBUAH PANDUAN UNTUK TRAINING BERDASAR DRAMA #Psikodrama 2/7


….sambungan dari ….Sebuah Panduan Training Berbasis Drama

Sebagai sarana untuk hiburan, drama selalu memiliki kemampuan untuk menggetarkan, bergerak, dan menginspirasi khalayak. Dari tangan Euripides lalu Shakespeare sampai dengan Scorcese, menunjukkan ketrampilan dari intensitas emosional yang memungkinkan drama dijadikan sarana untuk memusatkan perhatian, meningkatkan kesadaran, dan menyampaikan ide-ide secara dinamis.

Menggunakan drama sebagai alat bantu mengajar bukanlah hal baru. Dari filsuf Yunani dan Romawi kuno sampai dramawan kontemporer, drama telah digunakan sebagai cara yang menarik untuk bercermin dan mengeksplorasi kondisi manusia. Plato mendorong anak-anak untuk belajar melalui improvisasi dan tari. Hrosvitha, seorang biarawati Saxon abad kesepuluh, menulis drama untuk mendidik jemaat tentang isu-isu moral. Aktor-aktor komedi keliling dell’arte membuat drama untuk membawakan isu-isu sosial masyarakat Italia dari abad pertengahan akhir. Lanjutkan membaca “PERSPEKTIF SEJARAH; SEBUAH PANDUAN UNTUK TRAINING BERDASAR DRAMA #Psikodrama 2/7”