Panggilan Hidupku Sebagai Seorang Suami dan Seorang Ayah di dalam Keluarga


The best of the day

Quality time bersama keluarga

Pagi ini bersama anak dan istri, saya beraktivitas di dapur. Anak saya sedang memasak ayam kecap untuk sarapan pagi. Dia dapatkan resep ayam kecap dan cara memasaknya dari Youtube. Anak saya ingin memperlihatkan kepada saya bahwa dia bisa masak. Sementara istri sedang mempersiapkan bumbu dan sayuran. Istri bersiap memasak sayur asam dan tempe goreng sembari menunggu anak saya selesai memasak. Sementara itu saya menanak nasi sambil memperhatikan anak saya memasak ayam kecap. Sesekali istri saya mengkoreksi cara anak saya memasak dan memberi arahan. Setelah anak saya selesai memasak, giliran istri memasak sayur asam dan goreng tempe. Anak saya dengan bangga menunjukkan hasil masakannya. Saya mencicipi hasil masakannya dan memujinya.

Setelah makan pagi, saya menulis hasil pemeriksaan batin tadi malam. Istri melanjutkan aktivitas mempersiapkan tempat bagi ibu-ibu lingkungan untuk mengumpulkan sampah plastik dan kertas di rumah kami. Sampah tersebut dikumpulkan oleh anggota lingkungan untuk dijual. Uang hasil penjualannya untuk mengisi kas lingkungan. Kas lingkungan digunakan untuk membiayai berbagai keperluan dan kegiatan lingkungan. Lanjutkan membaca “Panggilan Hidupku Sebagai Seorang Suami dan Seorang Ayah di dalam Keluarga”

Psikodrama untuk Anak PAUD #Goresanku 155


Bahasa Tubuh

Di masa usia toddler / bayi, sebelum bisa berbicara mereka berkomunikasi dengan cara menggunakan BAHASA TUBUHNYA untuk mengekspresikan kebutuhan / emosinya.
Mereka berkomunikasi secara non-verbal dengan menggunakan gerakan tubuh dan suara mereka. Setiap gerakan anak mempunyai makna dan perlu respon.
Ketika kita bisa merespon dan menafsirkan bahasa tubuh mereka, anak akan merasa dipahami perasaannya dan perubahan suasana hatinya.

Kebetulan sudah beberapa kali saya ikut pelatihan PSIKODRAMA. Sebagai pendidik PAUD saya merasa terbantu sekali karena di dalamnya terdapat beberapa unsur, antara lain adalah bahasa tubuh yang dapat saya terapkan dalam mendampingi anak belajar dan bermain di sekolah.

 

Ditulis oleh: C. Tyas Kusumastuty

Hati hati Motivasi Anak dengan Memberi Hadiah #Goresanku 154


Prinsip terpenting dari dukungan untuk anak adalah memupuk motivasi diri agar tumbuh secara alamiah. Setiap anak terlahir dengan ini, tidak ada yang mengancam atau mengiming-imingi anak untuk belajar berjalan. Saat anak berada dalam lingkungan yang tidak membatasi, anak punya dorongan untuk mencoba dan mengembangkan potensi diri. Lanjutkan membaca “Hati hati Motivasi Anak dengan Memberi Hadiah #Goresanku 154”

Pentingnya Komunikasi dengan Pihak Sekolah PAUD #Goresanku 152


Komunikasi antara orangtua dan sekolah perlu dimulai dengan prinsip dasar yang disepakati sejak awal. Orangtua sebaiknya jujur, terbuka dan interatif. Tidak menyembunyikan sesuatu, tetapi ceriterakan kekurangan dan kelebihan anak agar guru dapat memberikan respon yang tepat pada anak. Apapun pengalaman orangtua yang pernah alami dengan sekolah, memilih sekolah untuk anak adalah salah satu bentuk kepercayaan. Lanjutkan membaca “Pentingnya Komunikasi dengan Pihak Sekolah PAUD #Goresanku 152”

MERDEKA BELAJAR SEJAK USIA DINI #Goresanku 148


Masa prasekolah adalah masa yang sangat penting dalam pendidikan seorang anak. Pada usia 0-6 tahun banyak disebut sebagai masa emas perkembangan anak, karena otak anak mampu menyerap informasi hingga 80 persen. Di masa ini, anak mulai terbentuk aspek perkembangannya: kognisi, bahasa, fisik motorik, sosial emosi, moral, kemandirian dan seni.

Melihat hal tersebut, saya sebagai pendidik ingin memaksimalkan aspek-aspek perkembangan murid secara menyenangkan dan bermakna. Belajar yang menyenangkan dan langsung pada obyek pembelajaran, membuat anak akan mampu mengembangkan aspek-aspek perkembangan yang dimilikinya. Lanjutkan membaca “MERDEKA BELAJAR SEJAK USIA DINI #Goresanku 148”

Nilai-Nilai Keutamaan dalam Film Serial Anime yang Sesuai untuk Remaja


Selama Pandemi Covid 19, aku melakukan karantina mandiri, dengan memilih lebih banyak waktu di rumah saja. Selain untuk membuat tulisan dan melakukan Zoominar mengenai Psikodrama, aku menonton film Serial Anime, Naruto, Black Clover, Boruto, Chou Yuu Sekai: Being the Reality dan beberapa yang lain. Ada yang masih tayang serialnya, dan ada yang sudah tamat. Hal ini juga menjadi cara mencari bahan yang dapat dibagikan saat  memfasilitasi workshop psikodrama. Lanjutkan membaca “Nilai-Nilai Keutamaan dalam Film Serial Anime yang Sesuai untuk Remaja”

Sebuah Tragedi, Serial White Rose (2)


Hai hai.. kembali lagi denganku.. D5.. yeah… tapi maaf kakak… aku harus naik kelas.. masa di TK melulu… bosen kak… hehe…

Aku D5 sudah beranjak menuju bangku SD. Di sekolah aku terbilang anak yang pandai n pintar, kata orang tuaku aku rengking lo… hore… padahal aku lupa apakah rengking or ga.. hihi.. ikuti kata ortuku aja lah… di sekolah aku banyak sekali teman yang mendukungku untuk terus ceria. Walau ya kak.. aku bertanya tanya… teman yang baik itu seperti apa…? tapi sudahlah… yang penting aku memiliki teman dan disukai oleh banyak orang. Lanjutkan membaca “Sebuah Tragedi, Serial White Rose (2)”

Cerita Mawar #part 13 Pengalaman mengikuti Kelas Musik


Apa yang Anda pikirkan tentang seseorang yang bermain alat musik? Jika pemikiranku dulu saat masih TK- SMP anak yang bisa bermain musik itu pintar dan keren, dan tentu saja dari ekonomi yang berlimpah. Aku akhirnya mendapatkan kesempatan kelas musik pertama saat SMA di bulan November 2014, aku mengambil kelas violin populer. Aku sudah ujian 2x selama 2 tahun (Grade 13 dan 12). Aku juga mendapatkan kesempatan ensambel di sekolahku pada upacara 17 Agustus. Tentu saja aku bangga meskipun ada suka dukanya. Lanjutkan membaca “Cerita Mawar #part 13 Pengalaman mengikuti Kelas Musik”

Cerita Mawar #part 02 Aku Jadi Sendiri


Saat aku masuk SD pada saat pendaftaran sekolah, aku mendaftar di sekolah kakak kandungku, Boyo. Sekolah tersebut tidak menerima diriku karena aku masih takut ditinggal bahkan ditunggu di depan kelaspun aku masih takut. Tes saat itu menulis namaku, nama ibuku dan ayahku, berhitung, dan sisanya aku lupa. Aku bisa menuliskan nama ibuku dengan lengkap, namun tidak dengan ayahku dimana namanya terbalik misal realita nama sandal merah tali menjadi sandal tali merah.

Tes kemudian dilanjutkan ke sekolah negri dimana saat itu dalam 1 lahan ada 2 sekolah dasar dimana 1 sekolah gedung bertingkat 2 dan sekolah lain 1 lantai saja., menurut orang tuaku memilihkan aku di sekolah tingkat gedung untuk membujuk aku sekolah. Lanjutkan membaca “Cerita Mawar #part 02 Aku Jadi Sendiri”

Cerita Mawar #part 01 Namaku Mawar


Perkenalan 

Nama : Mawar
Usia : 19 tahun.
Cita-cita: Melakukan pendampingan pada keluarga dengan kondisi penyakit terminal atau pun langka, melakukan pendampingan pada siapapun yang berurusan dengan BNN terutama perilaku alkohol, membantu anak yang pengalaman.

Hal yang berkesan dalam hidup: Ada seseorang yang berkata kepadaku bahwa tujuanku ini mulia untuk membantu orang lain yang lemah (lihat cita-cita) dan sosok imajinasiku berkata bahwa aku Mawar tidak akan meninggal dunia dengan mudah (disebabkan bunuh diri) karena tujuan hidup dan mungkin takdir dari Tuhan.
Okay semua mari kita mulai ceritanya… Lanjutkan membaca “Cerita Mawar #part 01 Namaku Mawar”