Hari Orang Tua dan Anak dari Animasi Boruto


Terinspirasi dari film serial Boruto,  Naruto Next Generation, Episode Hari Orang Tua dan Anak. Disana diceritakan pentingnya membangun hubungan yang baik antara orang tua dan anak. Sebuah refleksi pada saat menjalani Karantina Mandiri di rumah aja. Lanjutkan membaca “Hari Orang Tua dan Anak dari Animasi Boruto”

Tak Mudah Memahami Pesan dari Drama Serial Hanya dari Satu Episode


Episode kali ini tentang berita sedih, yang diterima Konoha tentang Jiraiya yang gugur dalam menjalankan misinya. Kepedihan nampak di setiap tokoh yang ada, dengan ekspresi yang berbeda.

Aku dapat merasakan kepedihan itu, karena aku mengikuti seluruh episode sebelumnya. Cerita masih berlanjut panjang, aku akan tetap merasa pedih jika episode ini adalah yang terakhir. Lanjutkan membaca “Tak Mudah Memahami Pesan dari Drama Serial Hanya dari Satu Episode”

Harusnya Malam Ini Berkumpul Bersama Keluarga


Duduk terpaku sendiri di depan Laptop
….teman setia selama Corona

Suara Takbir bersautan dari seluruh penjuru angin
membuka kenangan,
keliling kampung, memukul kentongan
Cahaya obor penerang jalan
sesekali berhenti menyalakan petasan,
suara letusan disusul teriak kegirangan

tak sampai pukul 9 sudah pulang ke rumah
….tersedia makanan berlimpah
…..kue kue kering, hingga sayur berkuah
..baju, sepatu baru ditata rapi
….dielus diraba dibawa mimpi

malam Lebaran selalu dinantikan
sekali tidak bermain di bawah rembulan
suka citanya tak terperikan
berkumpul bersama handai taulan

Tahun ini 2020
pandemi melanda negeri bahkan seluruh bumi
wajib karantina mandiri, jaga jarak untuk peduli
orang tua di kampung tak boleh dikunjungi
demi selamat tak tertulari

jadi kali ini
….sendiri di tanah orang bergelut memori

doa dan puji pada Illahi
….tetap berbunyi meski lirih di hati.

menyeruak sesak mengoyak dada,
…terangkum kata kata

Harusnya malam ini berkumpul bersama keluarga.

Yogyakarta, 23 Mei 2020

Retmono Adi

Gerimis dan Kenangan, Aku Tetap Bertahan


Tiba tiba saja terbersit kenangan,

Gerimis di luar kali ini  melalui semilir angin membelai kulitku. Dingin menjalar keseluruh tubuhku, merasuk dalam mengusik syaraf syarat ingatanku, menguak memori emosiku. Muncul kenangan peristiwa peristiwa pada saat gerimis tiba.

Kucoba susun keping keping kenangan itu, mulai dari rasa yang mulai menyerbu. Waktu besliweran tak menentu. Aku tak mampu menangkap wujud baku.

Rintik gemerintik ibarat musik, titik titik air berisik bersautan, saat menerpa genting tanah rumah kontrakkan. Tak hendak kuganti dengan orkestra dari youtube di laptop. Biarlah rasa ini tetap menyelimuti, meski kenangan tak tergambar jelas dalam ingatanku.

Aku coba bertahan, memegang rasa, meski tak sanggup menggambar peristiwanya. Kudedikasikan pada realita, yang sering aku angap ilusi semata.

ya,…pasti gerimis akan reda, atau malah mungkin tanda badai akan melanda ?

Gerimis dan kenangan, aku tetap bertahan.

 

Yogyakarta, 20 Mei 2020

…….saat gerimis tak rela didahului senja.

Cara Menghadapi Tekanan Masalah Selama Pandemi Covid 19


Selama karantina mandiri, aku bermain catur dengan kawan tetangga rumah. ada yang menarik dari permainan mereka, saat bermain melawan aku mereka bermain rapi bagus, meski mereka tetap kalah. Namun saat mereka main sendiri antar mereka aku melihat langkahnya seperti kacau, saat posisi tertekan mereka membuat langkah bunder salah fatal dan kalah. Lanjutkan membaca “Cara Menghadapi Tekanan Masalah Selama Pandemi Covid 19”