Sopir Itu Aku, Bukan Yang Lain, Pengalaman Psikodrama di Yogyakarta


Selama 23 tahun, aku merasa hidupku terkesan begitu-begitu saja, lempeng-lempeng saja. Aku selalu berusaha mengatakan dan melakukan banyak hal agar orang lain senang, sedangkan aku terkadang merasa sebaliknya. Sejak kecil hingga sekarang hidupku selalu menuruti keinginan orangtuaku. Aku harus juara kelas. Aku harus mendapatkan beasiswa. Aku harus menang lomba. Aku harus ini dan kemudian itu. Lanjutkan membaca “Sopir Itu Aku, Bukan Yang Lain, Pengalaman Psikodrama di Yogyakarta”

7 Prinsip Kesabaran (Patience) Dasar dari Semua Rahasia Kebahagian Hidup


Sabar merupakan salah satu bagian penyangga kebahagiaan. Kebahagiaan sendiri dibagi menjadi tiga elemen yaitu intrapersonal, interpersonal, dan relasi spiritual. Elemen Intrapersonal mencakup aspek Sabar, Syukur, dan Sederhana.

Menurut definisi Sabar itu mengurut dada padahal bukan mengurut dada.  Sabar pada berbagai kitab suci adalah orang-orang yang memiliki cadangan energi yang luar biasa, didalam dirinya terdapat ada kekuatan yang tak kasat mata, namun berperan penting dalam pengendalian diri dan perilaku.

Jika Anda mengartikan sabar adalah mengurut dada, maka artinya Anda tidak ikhlas. Sabar adalah melakukan sesuatu dengan senang hati. Mungkin hal ini dapat di jelaskan sebagai berikut: Lanjutkan membaca “7 Prinsip Kesabaran (Patience) Dasar dari Semua Rahasia Kebahagian Hidup”

MENGATASI IRI HATI #Goresanku 99


Dengan bergurau, seseorang mendefinisikan kebahagiaan sebagai “suatu sensasi menyenangkan yang muncul karena membayangkan kesengsaraan orang lain.”
Barangkali hanya sedikit dari kita yang mengaku setuju dengan definisi ini. Yang aku khawatirkan adalah bahwa sebenarnya kita semua membenarkan hal itu. Memang dapat dimengerti bila kita menginginkan kesuksesan seperti orang lain. Namun, kita salah jika berpikir, “Jika aku tidak bisa memiliki sesuatu, maka orang lain tidak boleh mendapatkan sesuatu yang aku inginkan itu.” Lanjutkan membaca “MENGATASI IRI HATI #Goresanku 99”