Latihan Bersyukur Sederhana dengan Melihat Pengalaman Masa Kecil


Aku ikut Group WA Latihan Rohani, yang dibimbing oleh Romo Sunu. SJ. Kami bergabung dari kebersamaan kami mengikuti lokakarya Latihan Rohani di Pusat Spiritual Girisonta Ungaran Kabupaten Semarang. Waktu itu Romo Sardi SJ yang mengampu dan Romo Sunu SJ, mengisi materi Latihan Β Rohani dalam kehidupan sehari hari. Kami tertarik dengan sharing beliau, kemudian ingin lebih lanjut memahami Latihan Rohani dalam hidup sehari-hari. Romo Sunu SJ, bersedia membimbing kami jarak jauh melalui Group WA. Lanjutkan membaca “Latihan Bersyukur Sederhana dengan Melihat Pengalaman Masa Kecil”

Pelajaran Hidup dari Seorang Bapak yang Memiliki 12 Anak


Hari ini beliau datang untuk memangkas dahan pohon yang sudah menyentuh kabel listrik. Aku tidak tahu kalau ia sudah ada janjian dengan adikku untuk itu. Memang dahan pohon mangga dan pohon srikaya depan rumah sudah menyentuh kabel listrik.

Beliau datang dengan salah satu anak laki-lakinya, yang sudah pernah bantu kami untuk pembenahan instalasi listrik. Itulah alasan mengajak anaknya sehubungan dengan dahan yang mungkin berkenaan dengan kabel listrik. Lanjutkan membaca “Pelajaran Hidup dari Seorang Bapak yang Memiliki 12 Anak”

Pelajaran dari “Kehadiran” Presiden Jokowi ke Natuna


Ini bukan tulisan politik, aku tetap dalam tema psikologi dengan penerapan yang lebih luas. Perlu aku sampaikan dulu agar tidak “merasa tertipu” oleh judulnya. Aku mau mengangkat tema bahwa Kehadiran adalah penting.

Apa yang menjadi dasar pertimbangan Presiden Jokowi, perlu hadir ke Natuna? Banyak penjelasan bisa didapatkan dari berbagai sudut pandang. Aku melihat dari impact yang terjadi saja. Fakta menunjukkan bahwa setelah Presiden Jokowi datang ke Natuna, Kapal-kapal Asing dari China keluar dari perairan Indonesia. Keributan di Media Sosial perihal issu Natuna juga mereda. Lanjutkan membaca “Pelajaran dari “Kehadiran” Presiden Jokowi ke Natuna”

Anak Setan..!! Serial White Rose (5)


Hai semuanya… gimana kabarnya nee… hmmm… kisahku di jaman SMA segitu aja dulu mungkin nanti akan flasbak tuk di episodde selanjutnya… tapi tuk kali ini kita lanjut ke masa sebelum kuliah ke dua tetapi sudah lulus ya… ok mari kita lanjutkan….

Setelah lulus SMA itu adalah perpisahan yang cukup menyakitkan, karena harus berpisah dengan kedua temanku itu. Tapi… ga apalah… kan masih bisa dapat teman baru dan pastinya seru… tapi sayangnya aku tidak lulus SPMB jadi ga bisa masuk perguruan tinggi, tapi aku mencoba untuk ke kuliah pariwisata swasta. Lanjutkan membaca “Anak Setan..!! Serial White Rose (5)”

Percakapan di WhatsApp tentang Spiritualitas yang Bekerja dalam Diri


– Aku ingin retreat2 spiritual sprti di foto2 IG mas didi
Aku terbantu bgt kmrin selama souldrama dan sesi terapi 1 kali bersama Connie..

+ Setiap kau berproses Psikodrama (Souldrama) dapat juga kau jadikan itu Retreat mu,…
Setiap saat kau merasa perlu “berhenti sejenak” dan merefleksikan Masa Lalu, atau apa yg sudah kau lakukan,…itu adalah retreat,…
sebaiknya memang ada Mentor yg membimbingmu,…utk menjaga obyektivitas nya,…. Lanjutkan membaca “Percakapan di WhatsApp tentang Spiritualitas yang Bekerja dalam Diri”

Tak Hanya Diam, Serial White Rose (1)


Aku adalah D5, itulah inisialku. Aku ini masih kecil suka sekali bermain dengan banyak teman. Tak hanya satu atau tiga yang penting banyak sekali temanku. Kisahku penuh dengan canda dan tawa. Membawa semua perasaan yang riang, dari orang tuaku hingga teman temanku. Aku tidak bisa duduk diam dan hanya menunggu, apapun ingin aku lakukan.. semuanya deh… yang penting aku ga suka diam. Lanjutkan membaca “Tak Hanya Diam, Serial White Rose (1)”

Menjadi Diri Sendiri atau Impulsive? Konseling (Diskusi) Lewat WhatsApp, Cukup Menarik dan Layak Dibagikan


Bgmn membedakan antara bebas menjadi diri dgn malah menjadi impusive/dikendalikan impulsivitas yg biasanya jd kurg baik..?

dilihat dari hasil dan impact nya,….

Kembalikn k dampak ke sosial lg ya mas?

Yups, Sosial, Psikologis, dan Spiritual,….kalau baik ya bersyukur, jika kurang baik ya mohon ampunan (dan belajar),….dan terus move on,….berusaha terus menjadi lebih baik

Salah satu pengaruh Psikodrama adalah makin lebih sensitif, dan mudah baper,….modal utama utk Empati. (baca: Sensi dan Baper menjadi Modal Awal untuk Belajar Empati dengan Mengolah Memori Emosi)

Bersyukur dipertemukan di Bandung, makassar, Palu kala itu mas..

Terimakasih atas kehadiran mas DidiΒ 

Masama, kau juga banyak membantuku lho,….kau yang bawa Psikodrama ke Sulawesi.

Aku juga merasa beruntung bertemu dg mu,..aku merasa kau bakal menjadi orang hebat dari Indonesia Timur,….πŸ™πŸ™πŸ™

Terimakasih banyak mas atas kalimat ini πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»


Chat di WhatsApp, sengaja aku biarkan tulisan seperti adanya agar terlihat otentik. Nama teman tersebut tidak saya tuliskan, kecuali jika yang bersangkutan menginginkan.

Terima Kasih

Yogyakarta, 7 November 2019

Retmono Adi