Mengembangkan Kesadaran Diri #Tulisan 12 Fenomena Tele : Dinamika Hubungan yang Ajaib dalam Proses Psikodrama


Mempromosikan Individuasi

 Salah satu aplikasi terpenting dari konsep tele adalah bahwa tele mendorong orang untuk lebih memperhatikan preferensi mereka sendiri. Ini pada gilirannya meningkatkan kesadaran diri dan membantu orang dalam individuasi mereka. Karen Horney (1950: 17) menulis tentang perlunya mengembangkan “diri sejati” seseorang seperti yang disebutkan sebelumnya. Salah satu cara paling efektif untuk mencapai hal ini adalah membantu orang memperhatikan preferensi mereka, terutama dalam hal bidang minat, gaya temperamental, dan citra. Banyak orang dalam terapi memiliki sedikit kesadaran akan dimensi pengembangan diri ini. Lanjutkan membaca “Mengembangkan Kesadaran Diri #Tulisan 12 Fenomena Tele : Dinamika Hubungan yang Ajaib dalam Proses Psikodrama”

Sebuah Latihan untuk Melatih Kekuatan Interpersonal


Inilah cara untuk mengetahui seberapa kuat dirimu :

Pikirkan seseorang yang kau kenal; dan kemudian, setelah berpikir demikian, panggil orang itu dan katakan, “Hai, Aku sedang memikirkan kamu.” Untuk sedikit tambahan, ketika kau memikirkan orang itu, fokuskan pada beberapa hal kecil yang mereka lakukan, atau yang kau lakukan bersama….., atau sesuatu yang mereka mainkan, dll.

Dan kemudian ketika kau menelepon, katakan, “… dan aku ingat itu …” dan akhiri kalimat dengan apa yang kau pikirkan. Lanjutkan membaca “Sebuah Latihan untuk Melatih Kekuatan Interpersonal”

Sensitivitas Telic, Empati dan Encounter, #Tulisan 11 Fenomena Tele : Dinamika Hubungan yang Ajaib dalam Proses Psikodrama


Sensitivitas Telic, Empati dan Perjumpaan

Orang dilahirkan dengan kapasitas untuk tele, tetapi pada awalnya itu menyebar dan tidak berdiferensiasi. Kapasitas untuk secara akurat menilai bagaimana orang lain mungkin bereaksi, apakah mereka mungkin merasakan perasaan ketertarikan positif atau negatif yang serupa, atau bahkan netralitas atau ketidakpedulian, disebut “sensitivitas telik”. Ketika dua orang memiliki perasaan yang berbeda satu sama lain, seperti tarik-tolak, atau tarik-netralitas, ini disebut “infra-tele,” dan mencerminkan kurangnya sensitivitas telik yang akurat pada bagian dari setidaknya satu individu (Nehnevajsa). 1956: 62). Lanjutkan membaca “Sensitivitas Telic, Empati dan Encounter, #Tulisan 11 Fenomena Tele : Dinamika Hubungan yang Ajaib dalam Proses Psikodrama”

Berkenaan dengan Tele Negatif #Tulisan 09 Fenomena Tele : Dinamika Hubungan yang Ajaib dalam Proses Psikodrama


Berkenaan Dengan Tele Negatif

Banyak masalah muncul karena orang menekan atau bereaksi berlebihan terhadap respons negatif mereka. Membantu orang untuk melihat bagaimana ini terjadi adalah tema yang berguna dalam terapi, bersama dengan mengeksplorasi beberapa cara yang lebih konstruktif untuk menangani tele negatif ketika itu terjadi. Lanjutkan membaca “Berkenaan dengan Tele Negatif #Tulisan 09 Fenomena Tele : Dinamika Hubungan yang Ajaib dalam Proses Psikodrama”

Wajah Psikososial dari Tele #Tulisan 05 Tele : Dinamika Hubungan yang Ajaib dalam Proses Psikodrama


Wajah Psiko-Sosial dari Tele

Tele adalah ekspresi dari bagian pikiran yang lebih berkaitan dengan keinginan, hasrat, dan niat daripada dengan pemikiran rasional. (Istilah teknis untuk kategori ini adalah “konasi,” berbeda dengan “kognisi,” yang melibatkan berpikir, mengingat, memahami, dan mengoordinasi.). Tetapi kedewasaan melibatkan membawa kognisi ke proses perasaan ini, sehingga gagasan dan keyakinan menjadi melekat pada apa yang semula hanya kesan dan intuisi. Lanjutkan membaca “Wajah Psikososial dari Tele #Tulisan 05 Tele : Dinamika Hubungan yang Ajaib dalam Proses Psikodrama”

RASA KEBERSAMAAN #Goresanku 93


Dari sinilah awal anak mengenal rasa ” KEBERSAMAAN ”

Kebersamaan

Ditulis kembali oleh :
Catharina Tyas Kusumastuty