Healing Ternyata merupakan Kemampuan Utama dalam ( Servant ) Leadership


Beberapa waktu yang lalu aku mengikuti seminar online via Zoom tentang Servant Leadership. Ada yang menarik dari seminar tentang kepemimpian ini, yaitu menyebutkan bahwa kemampuan melakukan Healing merupakan salah satu prinsip penting dari kepemimpinan. Aku kemudian mencari tulisan di internet mengenai Servant Leadership ini. Berikut aku temukan di Internet.

Lanjutkan membaca “Healing Ternyata merupakan Kemampuan Utama dalam ( Servant ) Leadership”

How to Manage Energy dalam Proses Workshop dengan cara Psikodrama.


Energi adalah rasa pengerak, dalam hal ini aku setarakan dengan istilah Impuls. Aku mendapatkan sebuah pemahaman dari Kelas Akting yang diselenggarakan oleh Komunitas Salihara Jakarta, dan difasilitasi oleh Iswadi Pratama, seorang Sutradara dari Teater Satu Lampung.

Beliau mengungkapkan bagaimana proses yang terjadi pada diri Aktor. Seorang aktor wajib memahami dan menyadari Impuls nya, sebagai dasar dalam berakting di atas panggung. Aktor perlu mengetahui dari mana Impuls tersebut berasal. Selanjutnya perlu juga memahami impact, tujuan, dampak dari tindakannya. Sehingga menjadi penting dalam mengekpresikan Impuls sesuai dengan kebutuhan. Lanjutkan membaca “How to Manage Energy dalam Proses Workshop dengan cara Psikodrama.”

Cara Bersyukur dengan Mencari Alasan Logisnya


Semua orang mengetahui pentingnya bersyukur, dan sering diungkapkan dengan kata-kata. Tulisan ini mengajak lebih mampu melihat kenyataan yang terjadi sebagai alasan bersyukur itu, sehingga syukur itu berdasarkan pengalaman konkrit sendiri, tidak terjebak pencitraan dengan menipu diri. Lanjutkan membaca “Cara Bersyukur dengan Mencari Alasan Logisnya”

Pelajaran Hidup dari Seorang Bapak yang Memiliki 12 Anak


Hari ini beliau datang untuk memangkas dahan pohon yang sudah menyentuh kabel listrik. Aku tidak tahu kalau ia sudah ada janjian dengan adikku untuk itu. Memang dahan pohon mangga dan pohon srikaya depan rumah sudah menyentuh kabel listrik.

Beliau datang dengan salah satu anak laki-lakinya, yang sudah pernah bantu kami untuk pembenahan instalasi listrik. Itulah alasan mengajak anaknya sehubungan dengan dahan yang mungkin berkenaan dengan kabel listrik. Lanjutkan membaca “Pelajaran Hidup dari Seorang Bapak yang Memiliki 12 Anak”

Pelajaran dari “Kehadiran” Presiden Jokowi ke Natuna


Ini bukan tulisan politik, aku tetap dalam tema psikologi dengan penerapan yang lebih luas. Perlu aku sampaikan dulu agar tidak “merasa tertipu” oleh judulnya. Aku mau mengangkat tema bahwa Kehadiran adalah penting.

Apa yang menjadi dasar pertimbangan Presiden Jokowi, perlu hadir ke Natuna? Banyak penjelasan bisa didapatkan dari berbagai sudut pandang. Aku melihat dari impact yang terjadi saja. Fakta menunjukkan bahwa setelah Presiden Jokowi datang ke Natuna, Kapal-kapal Asing dari China keluar dari perairan Indonesia. Keributan di Media Sosial perihal issu Natuna juga mereda. Lanjutkan membaca “Pelajaran dari “Kehadiran” Presiden Jokowi ke Natuna”

Terapi Menulis #04 Lepas Jabatan


oleh Ayati Rini

Lepas sudah kepengurusan yang saya emban selama 15 bulan. Terhitung sejak November 2017, saya terpilih menjadi Ketua Umum sebuah organisasi dan tak lama kemudian, saya dihadapkan dengan situasi bencana dan mau tak mau waktu itu saya harus bertindak dan mengarahkan anggota-anggota saya untuk bergerak. Beberapa bencana telah saya hadapi; sebetulnya tidak banyak namun karena itu sebuah bencana, menurut saya itu banyak. Ya, kadar banyak dan sedikit memang relatif. Lanjutkan membaca “Terapi Menulis #04 Lepas Jabatan”

Psikodrama untuk Pelatihan Leadership Ki Hadjar Dewantara


Ing Ngarsa Sung Tuladha – di Depan memberi contoh
Ing Madya Mangun Karsa – di tengah melengkapi dan memberi kontribusi
Tut Wuri Handayani – di belakang mendorong dan melengkapi

Pelatihan ini untuk melatih dengan berpraktek Kepemimpinan berdasar Ki Hadjar Dewantara, durasi nya 16 jam, atau 2 hari kerja. Lanjutkan membaca “Psikodrama untuk Pelatihan Leadership Ki Hadjar Dewantara”

4 Fungsi Direktur dalam Psikodrama dan Perlunya Pembantu


Seseorang yang memfasilitasi Terapi dengan Metode Psikodrama disebut Direktur. Direktur ini memiliki 4 fungsi yang selalu dilakukan agar proses terapi berjalan dengan baik.

Peter Felix Kellerman (1990) dalam Cossa ( 2005) menggambarkan empat fungsi Direktur / pemimpin kelompok psikodrama, yang saya yakini benar dalam terapi tindakan: Produser, Analis, Terapis, dan Sociometrist. Seiring saya memahami fungsi ini:

Produser memfasilitasi dan membentuk tindakan dan membuat “drama” dalam drama psikodrama atau terapi drama;

Analis menciptakan dan menguji hipotesis tindakan dan mendasari tindakan sehingga masuk kedalam teori;

Terapis mempertahankan hubungan kepedulian dan menawarkan hal positif tanpa syarat,

Sociometrist memperhatikan hubungan dalam kelompok.

Semua fungsi ini perlu dioperasionalkan untuk kepemimpinan yang baik, dan tidak mudah bagi satu orang untuk melakukan semua fungsi ini dalam pertemuan kelompok. Sangat sulit untuk berfungsi sebagai Produser dan Sociometrist secara bersamaan, jadi sepasang atau tim pemimpin membantu memastikan bahwa kelompok dan anggotanya dilayani secara memadai dan tepat.

 

Yogyakarta, 7 Juni 2017

Mengapa Menjadi “Terlalu Sibuk” Adalah Kebohongan Terbesar Kita ?


Apakah Anda pernah mengatakan kepada diri sendiri,

“Saya terlalu sibuk”?

“Saya terlalu sibuk untuk bertemu orang ini …”

“Aku terlalu sibuk untuk mengurus kesehatan saya …”

“Aku terlalu sibuk untuk belajar bahasa …”

Kita busungkan dada, dan bahkan menyakinkan diri untuk percaya bahwa menjadi “terlalu sibuk” adalah sesuatu yang layak dibanggakan. Aku sudah pernah merasa bersalah dalam hal ini berkali-kali. Lanjutkan membaca “Mengapa Menjadi “Terlalu Sibuk” Adalah Kebohongan Terbesar Kita ?”

8 Tips: Bagaimana Role Play yang efektif untuk Interviews & Assessments


Jan 19, 2016

Belajar Bagaimana Role Play yang Efektif

Metode Role Play biasanya digunakan sebagai bagian dari proses perekrutan, Assesmen Center dan program pengembangan kepemimpinan, biasanya berpusat di sekitar studi kasus rekaan yang relevan. Tujuan menggunakan role play umumnya untuk melihat bagaimana Anda mengelola orang, berperilaku dan seberapa efektif Anda berkomunikasi dan terlibat dengan orang lain – boleh jadi mereka manajer lini, rekan Sejawat, penerima langsung laporan, pelanggan potensial …dll Lanjutkan membaca “8 Tips: Bagaimana Role Play yang efektif untuk Interviews & Assessments”