PANDUAN TRAINING BERDASAR DRAMA


Seorang karyawan mengaku kepada manajernya bahwa rekan-rekan kerjanya mengiriminya ofensif e-mail. Seorang sales representative, Afrika-Amerika pertama yang bekerja di tenaga penjualan serba putih (kulit putih), mengatakan kepada manajer bahwa dia ingin mengajukan keluhan EEO. Situasi rumit seperti ini merupakan tantangan sehari-hari di lingkungan perusahaan saat ini.  Misalnya: keterampilan dalam menangani topik hangat seperti keragaman di tempat kerja, pelecehan seksual, dan kekerasan di tempat kerja naik ke posisi utama dalam ukuran keberhasilan kepemimpinan, serta ” people skills ” mendapatkan kredibilitas dan kewibawaan. Seandainya paradigma strategis lebih daripada reaktif, dinamika manusia adalah untuk mengubah pemikiran kita, maka paradigma baru untuk pelatihan harus mengantar pada perubahan.
Lanjutkan membaca “PANDUAN TRAINING BERDASAR DRAMA”

50 Tips untuk Siswa Magang


Ingatlah! Selain pendidikan Anda, cara transisi paling penting dari siswa menjadi profesional adalah Magang. Ini adalah pengalaman kerja kolaboratif dengan para profesional di bidang yang Anda minati dengan penekanan pada proses belajar dan bukan produktif. Hal ini dapat menjadi komitmen full time atau part time, untuk satu semester atau saat liburan. Dalam pasar tenaga kerja yang sangat kompetitif saat ini, berbagai pengalaman magang sangat diharapkan oleh calon pemberi kerja. Tanpa hal-hal tersebut, anda dalam kondisi yang sangat tidak menguntungkan. Jangan menunggu sampai saatnya tiba, dan baru anda sadari bahwa anda tidak memiliki pengalaman di bidang yang anda minati. Magang adalah bagaimana anda dapat memastikan nilai jual anda.

Lanjutkan membaca “50 Tips untuk Siswa Magang”

Psikodrama adalah Eksplorasi Tindakan


Ini adalah istilah kegiatan kelas yang Saya gunakan untuk menyatakan drama, atau psikodrama. Penerapan drama, pada antologi saya di Interactive & Improvisational Drama. sudah  saya rubah, bagaimanapun saya pikir lebih baik untuk menyebut kategori ini “Eksplorasi Tindakan “-atau, sebagai alternatif, “Enactments Eksplorasi.” Saya menulis kembali dua buku besar untuk Psikodrama, memperbaruinya, dan menggunakan judul itu, untuk beberapa alasan:

Kebanyakan orang berpikir drama disetarakan dengan teater. Di antara seniman teater, drama adalah istilah yang lebih inklusif, tetapi hanya sedikit orang tahu ini. Drama (atau teater) untuk sebagian besar adalah scripted, perform, yang dilakukan aktor sebagai “produk polesan” kepada khalayak yang relatif pasif untuk tujuan hiburan. Dan budaya kita penuh tidak hanya drama panggung, namun juga film, program televisi, segala macam acara , DVD, dan sebagainya. Lanjutkan membaca “Psikodrama adalah Eksplorasi Tindakan”

21 Kontribusi Psikodrama terhadap Psikologi ; Dasar Teori Psikodrama, Adam Blatner, MD, TEP (5)


lanjutan dari :
Dasar Filosofis ; Dasar Teori Psikodrama, Adam Blatner, MD, TEP (4)

 

21 Kontribusi Psikodrama terhadap Psikologi
Saya percaya bahwa Psikodrama harus diintegrasikan dengan wawasan yang terbaik dari banyak pendekatan Psikologi dan Psikoterapi. Saya tidak berpikir ada pendekatan tunggal memiliki semua jawaban, dan mengambil dari banyak pendekatan (eklitik) merupakan orientasi umum yang paling sesuai. Namun, pada saat mempelajari berbagai Psiko-terapi, dan Sistem Psikologi, saya menemukan bahwa ide-ide Moreno telah menambahkan beberapa tema baru atau area penekanan, baik yang diabaikan atau yang hanya dicatat secara sepintas di lapangan. Berikut adalah beberapa tema-tema, yang saya percaya dapat mencerminkan visi Moreno yang penting: Lanjutkan membaca “21 Kontribusi Psikodrama terhadap Psikologi ; Dasar Teori Psikodrama, Adam Blatner, MD, TEP (5)”

Ringkasan : Dasar Teori Psikodrama, Adam Blatner, MD, TEP (7)


 sambungan dari
Keuntungan menerapkan Teori Peran ;Dasar Teori Psikodrama, Adam Blatner, MD, TEP (6)

Ringkasan
Beberapa pembicara pada konferensi ini akan menyuguhkan aspek-aspek lain dari dasar teoretis psikodrama. Aku akan menyatakan kembali poin utama saya:

1. Psikodrama harus dipahami sebagai metode yang kompleks dan kaya harus dapat diintegrasikan ke dalam praktek Psikoterapi secara holistik dan Integratif multimodal. Dasar pemikirannya adalah bahwa hal itu mengoperasionalkan banyak tujuan dan strategi teoretis Psikoterapi, seperti juga diungkapkan oleh ratusan inovator seluruh bidang Psikoterapi. Pendekatan-pendekatan ini lebih dihargai sebagai sebuah bagian dari matriks ide teoritis bahkan lebih luas yang berkaitan dengan sifat psikologi, termasuk sosial, budaya, dan dimensi Psikosomatis Lanjutkan membaca “Ringkasan : Dasar Teori Psikodrama, Adam Blatner, MD, TEP (7)”

Apa Psikodrama itu, dan untuk Siapa ?


Kamis, 8 Mei, 2008

Apa Psikodrama itu dan untuk Siapa ?

Psikodrama adalah praktek profesional metode aksi yang diciptakan oleh almarhum Dr Jacob L. Moreno. Psikodrama adalah suatu uji-waktu, metode klinis yang telah terbukti untuk membantu orang, mencapai tujuan pribadi, melalui proses terstruktur, improvisasi dramatis. Secara umum Psikodrama menggunakan, sociometry, dinamika kelompok, teori peran, dan analisa sistem sosial untuk memfasilitasi perubahan konstruktif dalam individu dan kelompok melalui pengembangan persepsi baru atau reorganisasi kognitif pola lama. Psikodrama bukanlah proses yang eksklusif – tidak ada pelatihan khusus, pendidikan, atau pengalaman yang diperlukan dalam rangka untuk mendapatkan manfaat dari berpartisipasi dalam psikodrama.

Lanjutkan membaca “Apa Psikodrama itu, dan untuk Siapa ?”

PELATIHAN MODERATE-IMPACT; SEBUAH PANDUAN UNTUK TRAINING BERDASAR DRAMA #Psikodrama 5/7


….sambungan dari …. Pelatihan Low-Impact

Seperti Pelatihan Low-Impact, Pelatihan Moderate-Impact juga berkonsentrasi pada kesadaran umum tentang suatu topik. Selain itu termasuk juga kegiatan partisipatif yang membutuhkan penonton untuk lebih dalam memeriksa berbagai motivasi dan karakter perilaku. Keterlibatan Penonton dalam presentasi Moderate-Impact lebih pada bahwa, mereka diundang untuk “mengajukan pertanyaan” kepada aktor, yang tetap dalam Karakter, yang terdapat dalam pertunjukkan. Melalui interaksi antara Penonton dan “Karakter,” motivasi dalam Karakter ‘dieksplorasi’ dan dibahas dengan bantuan Fasilitator. Kegiatan tambahan juga termasuk membagi audien untuk melakukan kelompok kerja kecil, seperti masing-masing kelompok berkolaborasi dengan aktor untuk mempengaruhi karakter-karakter yang dilakukannya dan mendramatisir cerita. Lanjutkan membaca “PELATIHAN MODERATE-IMPACT; SEBUAH PANDUAN UNTUK TRAINING BERDASAR DRAMA #Psikodrama 5/7”