Obrolan di Warung Kopi tentang Rencana Psikodrama di Jakarta


Usai acara Pengenalan Psikodrama di Hotel Cakra Kembang Yogyakarta, Temenku mengajak minum kopi sambil ngobrol rencana tindak lanjut dari kerjasama ini. Ia sudah cukup pengalaman mengadakan EO, terutama tentang Pelatihan untuk Pengembangan Diri, baik Pengembangan Personal maupun Profesi.

Salah satu peserta mengungkapkan dalam Lingkaran Penutup, bahwa Acara seperti ini sangat menarik. Sebuah Pelatihan hampir sepenuhnya aktif, tidak menulis tanpa Slide Proyektor, Emosinya dapat, pemahamannya dapat dan menjadi Yakin mampu melakukannya. Belum pernah ia mendapatkan pengalaman seperti itu. Dia yakin bahwa Metode ini (Psikodrama/Action Metode) akan laku jika ditawarkan di Jakarta. Aku senang mendengarnya dan kami di Warung Kopi (Caffee) ingin menindaklanjutinya. Lanjutkan membaca “Obrolan di Warung Kopi tentang Rencana Psikodrama di Jakarta”

Hidup Untuk Hari Ini


Hari ini apa yang sudah saya lakukan? Bangun pagi, melihat Pasir (bukan nama sebenarnya) masih tidur, lalu tidur lagi. Kenapa? Karena saya tidak ingin dia terbangun karena saya bangun pagi. Guling-guling kiri kanan, mulai bosan, melihat apakah Pasir  sudah bangun….belum, lalu memutuskan untuk tidur lagi. Kenapa? Karena Pasir tampak lelah, saya tidak ingin dia terbangun karena saya membuat gerakan-gerakan di ranjang.

Akhirnya Pasir bangun, jam 8 lebih, mukanya letih, saya pijat dia sedikit, berharap bisa mengurangi letihnya. Lalu dia bangun, pindah ke kamar sebelah, ngobrol ceria lewat jempolnya dengan Batu. Tidak lama, Pasir bertanya, sarapan apa? Ya, sarapan, makan siang, dan makan malam, adalah tugas saya….pertanyaan itu adalah pertanyaan yang harus saya jawab, dan saya selalu melakukannya untuk menyenangkan Pasir. Lanjutkan membaca “Hidup Untuk Hari Ini”