Belajar menjadi Diri Sendiri dari Film Marvel End Game, Iron Man


Aku meyakini bahwa film yang baik dibuat dengan persiapan dan riset yang sungguh sungguh, sehingga terlihat seperti kehidupan nyata. Tiap karakter tokohnya dibangun dari dinamika psikologis yang “sewajar” mungkin. Dalam arti diusahakan mendekati kenyataan dinamika psikologi manusia. Maka dari itu aku banyak mengambil pelajaran dari film-film yang bermutu untuk praktek Psikodramaku.

Aku tertarik pada akhir dari perjuangan para Avengersber dalam film Marvel End Game. Kali ini karakter Iron Man yang menjadi Pahlawan. Iron Man gugur, mengorbankan diri, tidak memakai topeng besinya. Tony Stark pahlawan itu yang juga Iron Man. Lanjutkan membaca “Belajar menjadi Diri Sendiri dari Film Marvel End Game, Iron Man”

Coretan Lama 20; Jahitan Amatiran seperti Menjalani Pilihan Hidup


Lewat jahit menjahit amatiran ini,

aku menyadari lagi dan lagi.

Merampungkan jahitan 

terasa mirip

seperti menjalani pilihan hidup.

Ada jahitan yang bisa terkejar

sesuai dengan tenggat waktu

dan

ada yang tidak bisa

karena beberapa alasan.

Sedangkan di dunia ini

ada pilihan-pilihan

yang bisa diusahakan.

Namun,

ada pula pilihan-pilihan

yang tidak bisa diusahakan

karena memang sejatinya

tidak ditakdirkan untuk berkesempatan.

 

Kartasura, 25 Desember 2018

Qanifara

Coretan Lama 15; Diam-diam Mencari Arti Semua yang Terjadi


Diam diam

Mencari arti tentang semua yang telah terjadi.

Menyaring isi hati dan pikiran

di salah satu sudut dekat jendela rumah makan.

Diam-diam melepas yang semu,

menanamkan yang nyata.    

 

Kartasura, 7 September 2017 

Qanifara

Coretan Lama 08; Bersabarlah Sayang


Bersabarlah sayang,

lelah dan resah ini

tidak akan berlangsung selamanya.

Pejamkan mata,

ingat-ingat lagi tentang segala kebaikan-Nya

yang pernah membanjirimu

bahagia, selamat, sejahtera nafas,

dan

kesempatan berharga lainnya

yang tak terhitung.

Bersabarlah sayang,

percaya saja bahwa kelak akan ada masanya

jiwamu terasa penuh dipeluk mesra

Sang pelipur lara.

 

Kartasura, 21 Juli 2018

Qanifara

Coretan Lama 07; Bisikan pada Lautan


Dalam riuhnya ombak pantai

yang menggulung pasang surut kehidupan,

aku ingin berbisik pada lautan.

Bahwa kelak

kau dan aku

akan dipersatukan

pada persamaan

prinsip

dan

tujuan

yang tidak terlepas dari restu Tuhan.

Atas kesabaran

yang penuh pengorbanan.

 

Kartasura, 17 Desember 2018

Qanifara

Bagaimana Cara Mengurangi Kecemasan dengan Teknik Psikodrama ?


Siang tadi aku baca WA dari teman yang sudah sering mengikuti workshop Psikodrama. Dia sangat antusias dengan metode Psikodrama. jadi ia menanyakan lewat WA bagaimana cara mengurangi kecemasan dengan Teknik Psikodrama ? 

Aku ingin bagikan chat-nya agar dapat dibaca juga bagi yang membutuhkan. Aku edit sedikit untuk tata tulis dan alurnya agar lebih mudah memahaminya. Yuks kita ikuti!

+ Pak, cara mengurangi kecemasan dengan teknik psikodrama itu bagaimana ya?

 – Mau kelompok atau Pribadi?

+ Kalau pribadi?

– Diobyektifikasi Lanjutkan membaca “Bagaimana Cara Mengurangi Kecemasan dengan Teknik Psikodrama ?”

Coretan Lama 04; Rentan, Mencoba Menguatkan Diri


Rentan

Mencoba menguatkan diri,

agar bertahan dalam gejolak yang tak pasti.

agar bertahan meskipun dalam sunyi.

Lalu berbisik pada diri sendiri.

Bahwa barangkali ada saat di mana diri ini

tidak lagi harus berekspektasi tinggi-tinggi.

Nyatanya

hati ini masih rentan

pada mimpi-mimpi

yang tak pasti.

 

 Kartasura, 27 Desember 2018

Qanifara

6 Pelajaran Utama Membangun Karakter Aktor ~ Richard Boleslavsky


Ada banyak hal yang disampaikan Boleslavsky dalam bukunya yang berjudul “The First Six Lessons”. Menurut dia dalam buku ini, teater adalah keagungan penciptaan, kemurnian, suatu keindahan, sesuatu yang lebih besar dari kehidupan. Bagi Boleslavsky, teater adalah misteri besar, suatu misteri dimana ada penggabungan antara dua gejala abadi, yaitu :

– Keinginan pada kesempurnaan,
– Keinginan pada keabadian.

Dalam sebuah teater kreatif, sasaran seorang aktor adalah sukma manusia. Berperan di atas pentas adalah memberikan bentuk lahir pada watak dan emosi aktor, baik dengan laku ataupun ucapan. Dalam watak tersebut ada tiga bagian yang harus nampak, yaitu watak tubuh, watak emosi, dan watak pikiran.

“The First Six Lessons”

Lanjutkan membaca “6 Pelajaran Utama Membangun Karakter Aktor ~ Richard Boleslavsky”

Sesi Konseling Ketujuh, Drama Perjuangan Hidup Prita #10 Cerita Pendek


Pameran dan Rajutan Perpisahan

“Pernah suatu ketika, dia mengadakan pameran lukisan di rumahnya. Dia mengundang teman-temannya. Dia juga mengenalkanku pada teman-temannya, bukan sebagai pembantu tapi sebagai temannya. Dia mengundang seorang pianis untuk mengiringi musik saat pameran berlangsung. Kami mempersiapkan acara itu bersama-sama selama beberapa bulan. Dia mengadakan pameran tunggal yang lukisannya dia buat sendiri dalam studionya. Tema lukisannya adalah ‘tentang kehilangan’ yang dia gambarkan melalui potret wajah orang-orang yang pernah memberikan kesan berarti di hidupnya. Lukisan-lukisannya dia buat dengan sangat detail dan artisik. Lanjutkan membaca “Sesi Konseling Ketujuh, Drama Perjuangan Hidup Prita #10 Cerita Pendek”

Silabus Training Membangun Karakter Remaja


PENGANTAR

Masa Remaja adalah proses pencarian identitas. Proses ini mengeksplorasi seluruh potensi, baik, emosi, pikiran, maupun spiritual mereka, agar terungkap dan berkembang seluruh potensi terbaiknya. Psikodrama adalah metode belajar aktif dengan berdasarkan prinsip Psikologi dan Drama, suatu bentuk teknik belajar yang memungkinkan individu untuk mengeksplorasi Emosi, Kognisi, dan Tindakan, secara menyeluruh.
Isi dari pelatihan ini difokuskan pada 5 bidang kunci kesuksesan di masa depan:
• Rasa Percaya Diri
• Keterampilan Berkomunikasi
• Keterampilan Membina Hubungan Sosial
• Keterampilan Memimpin dan Teamwork
• Efektif Mengelola Sikap
Program ini tepat dilakukan saat MOS (Masa Orientasi Siswa Baru), Orientasi Mahasiswa Baru, LDK, dan Persiapan memasuki Dunia Kerja

BAHASAN

• Berpikir Kreatif
• Kecerdasan Emosi
• Tipe – tipe Kepribadian
• Kepemimpinan.
• Prinsip dan Nilai Universal

METODE

Psikodrama, Belajar Aktif berdasar prinsip Psikologi dan Drama

SASARAN

Setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan mampu:
• Lebih mengenal potensi diri
• Disiplin diri dan berkepribadian yang sehat
• Memiliki sikap mental yang kuat.
• Memiliki semangat kepemimpinan yang baik.
• Menginternalisasi nilai-nilai dan prinsip-prinsip keutamaan hidup

PESERTA

Remaja – Dewasa Awal (usia 14 – 21 th) Efektif per kelas 20 peserta

WAKTU

Dilaksanakan selama total waktu 16 jam selama 2 hari @ 8 jam. Tepat sekali jika dilakukan selama Week End.

Kontak

Jefry Simanullang  0812 2542 0777

Deddy YE 0815 7500 0571