Naruto adalah Tontonan dengan Banyak Kebijaksanaan Pelajaran Hidup


Iruka mengajariku … bukan untuk menilai orang berdasarkan reputasinya tetapi dengan kepribadian mereka.

Haku mengajariku … bahwa tidak ada yang baik atau jahat ketika aku melindungi orang yang aku cintai.

Neji mengajariku … bahwa jika aku meninggalkan harga diriku, aku dapat mengubah nasibku. Lanjutkan membaca “Naruto adalah Tontonan dengan Banyak Kebijaksanaan Pelajaran Hidup”

Latihan Berpikir Positif dalam Keseharian


Hari ini aku merencanakan untuk menganti spare part motorku. Kabel speedo meter dan kabel RPM nya putus. Sudah lebih dari sebulan, performa motor aman saja, namun tetap perlu petunjuk kecepatan berkendara, agar dapat mengontrol kecepatan yang aman.

Sudah lebih dari pukul 15.30 WIB,  aku datangi bengkel itu. Baru pertama kali aku ke bengkel ini. Bengkel ramai, ada beberapa motor sedang diperbaiki. Aku berpikir positif, jika ramai pastilah bengkel ini reputasinya baik, jika aku berpikir negatif, pasti akan lama menunggu, dan buang-buang waktu. Lanjutkan membaca “Latihan Berpikir Positif dalam Keseharian”

Drama Lulusan Universitas Terkenal Tolak Gaji Pertama 8 Juta Rupiah


Ya,..beberapa hari lalu menjadi Trending topic di media sosial Twitter, seorang lulusan Universitas Negeri ternama menolak tawaran kerja yang akan digaji 8 juta rupiah, untuk level baru lulus kuliah. Pendapatnya ia upload di media sosial, Instagram dan menyebar luas.

Apa yang disampaikan di media sosial adalah pendapat pribadinya, itu hal yang sah saja. Namun ketika ia menyebut nama institusi, maka ada konsekuensi bahwa ada tanggapan yang berbeda, baik dari dalam institusinya sendiri maupun institusi sejenis yang lain. Lanjutkan membaca “Drama Lulusan Universitas Terkenal Tolak Gaji Pertama 8 Juta Rupiah”

Belajar Budi Pekerti Melalui Praktek Psikodrama ( Playback ), Berani Jujur dan Bertanggung jawab


Budi pekerti merupakan wujud dari pemahaman akan aturan, tata krama, hukum, agama, adat-istiadat, norma sosial, dan nilai-nilai luhur. Penanaman budi pekerti lebih merasuk bila dilakukan dengan tindakan nyata sehari-hari. Bila seorang anak sejak dini sudah ditanamkan dasar-dasarnya, dengan berjalannya waktu nilai tersebut akan berkembang seturut usianya.

Berikut salah satu praktek Psikodrama, yang dapat mengungkapkan bagaimana budi pekerti merasuk pada seorang anak. Lanjutkan membaca “Belajar Budi Pekerti Melalui Praktek Psikodrama ( Playback ), Berani Jujur dan Bertanggung jawab”

6 Tanda Kematangan Emosi dan 7 Cara Meraihnya #01


Sering kali lingkungan menilai individu berdasarkan usia kronologis.

Jika Anda pernah bertemu seorang remaja dewasa sebelum waktunya, mengetahui seorang pria paruh baya berperilaku konyol/bodoh. Anda tahu bahwa usia tidak berhubungan dengan cara seseorang tampil di dunia.

Di  dunia ini, usia bukan garansi kematangan. Meskipun terdapat banyak contoh seperti ini dalam lingkungan sekitar kita. Kita cenderung percaya bahwa orang-orang harus “berperilaku sesuai usia”, dan terkejut ketika mengetahui mereka tidak melakukannya. Lanjutkan membaca “6 Tanda Kematangan Emosi dan 7 Cara Meraihnya #01”

Aja Nggege Mangsa, Semua Ada Waktunya ( Prihatin terhadap Anak-Anak yang dipaksa Cepat Dewasa)


Jaman sekarang semua ingin serba cepat, instant, dunia industri mengajak kompetisi, siapa cepat ia yang dapat. Bahkan ada lagunya The Winner Takes It All (ABBA),  Siapa yang menang ia akan mendapatkan semuanya.

Pahami lebih dalam bahwa kecepatan tidaklah harus berupa kompetisi, sekarang saatnya berkolaborasi. Kecepatan tetap dapat dijadikan salah satu acuan, dengan tetap mempertimbangkan banyak hal, orang lain, anggota team, sumber daya yang ada dll. Lanjutkan membaca “Aja Nggege Mangsa, Semua Ada Waktunya ( Prihatin terhadap Anak-Anak yang dipaksa Cepat Dewasa)”

Cerita Mawar #part 20 Tindak Lanjut Analisa Mimpi


Pada suatu hari terdapat seorang anak perempuan yang mengalami mimpi buruk. Kisah dalam mimpi buruk ini berisikan pengalaman buruk yang sangat membekas, dan anak ini mengalami ketakutan yang sangat hebat ketika ada trigger mengenai pengalaman tersebut. Anak ini pun menghubungi ayahnya yang sedang di luar kota (karena urusan kantor) melalui Line.

Anak: Papi aku mimpi buruk (emotikon nangis).

Ayah: Kenapa sayang, kamu mimpi apa? Ceritakan ke Papi dengan detil ya! Lanjutkan membaca “Cerita Mawar #part 20 Tindak Lanjut Analisa Mimpi”