Psikologi yang Mempertimbangkan Budaya dalam Keluarga


Berdasar pengalamanku memfasilitasi Workshop Psikodrama, dan praktek konseling, aku menemukan pola yang menarik. Pola yang dapat dijadikan dasar untuk memahami pola perilaku psikologi individu. Khususnya Individu dengan latar budaya etnis budaya tertentu. Individu yang tumbuh dari budaya yang kuat memiliki pola pola perilaku tertentu berdasarkan interaksi yang terjadi berdasar budaya yang diyakini. Lanjutkan membaca “Psikologi yang Mempertimbangkan Budaya dalam Keluarga”

Aku dan Anakku Nanti, Mencoba Menggagas Parenting untuk Remaja


Aku merasa bahwa pilihan sekolah adalah pilihanku. Dari Sekolah Dasar aku sudah berdasar pada pilihanku. Waktu itu alasannya adalah karena banyak teman-temanku sekolah di situ. Demikian juga waktu SMP, dan SMA, karena memang aku ingin sekolah di tempat itu. Apalagi kuliah, aku memilih karena memang aku inginkan. Bekerja ya, melamar sendiri memilih sendiri bahkan memilih ke lain pulau dan ke daerah pedalaman ke tempat yang belum pernah aku kunjungi. Orang tuaku mendukung dengan berpesan hati hati dan jaga diri, meskipun dengan berat hati. Aku mengetahui hal tersebut dari adikku setelah beberapa tahun kemudian. Sekarang aku memutuskan untuk menjadi pekerja mandiri. Keputusan untuk meninggalkan pekerjaan mapan dan memilih untuk menjadi pekerja mandiri juga karena keinginanku (dapat baca Tentangku ) Lanjutkan membaca “Aku dan Anakku Nanti, Mencoba Menggagas Parenting untuk Remaja”

Nilai-Nilai Keutamaan dalam Film Serial Anime yang Sesuai untuk Remaja


Selama Pandemi Covid 19, aku melakukan karantina mandiri, dengan memilih lebih banyak waktu di rumah saja. Selain untuk membuat tulisan dan melakukan Zoominar mengenai Psikodrama, aku menonton film Serial Anime, Naruto, Black Clover, Boruto, Chou Yuu Sekai: Being the Reality dan beberapa yang lain. Ada yang masih tayang serialnya, dan ada yang sudah tamat. Hal ini juga menjadi cara mencari bahan yang dapat dibagikan saat  memfasilitasi workshop psikodrama. Lanjutkan membaca “Nilai-Nilai Keutamaan dalam Film Serial Anime yang Sesuai untuk Remaja”

Obrolan Santai Mengenai Assesmen Kompetensi Integritas


Beberapa waktu yang lalu, temenku mempresentasikan desertasi Doktoralnya via online, mengenai Autentik Organisasi, yang dilanjutkan dengan obrolan santai di WAG. Kebetulan waktu Ujian Desertasinya aku hadir, namun saat presentasi online (setelah beliau dinyatakan lulus) aku tidak dapat mengikuti karena ada mengisi even online di waktu yang sama.

Lanjutkan membaca “Obrolan Santai Mengenai Assesmen Kompetensi Integritas”

Tanggapan Kasus, SENYUM PALSU Seorang SAHABAT Oleh Iip Fariha


Menyalahkan diri sendiri, labeling bodoh, terjebak dengan masa lalu, kecewa terhadap perlakuan orang lain, dan segala hal yang terjadi di MASA LALU. Belum bisa menerima diri sendiri bahkan sejak dalam pikiran, bahkan bahagia pun penuh dengan kepura-puraan. Apakah ini dirimu, wahai sahabat? Kurasa ini tidak bisa disebut sebagai dirimu. Lalu siapa? Lanjutkan membaca “Tanggapan Kasus, SENYUM PALSU Seorang SAHABAT Oleh Iip Fariha”

Perihal Kekuatan, Kekuasaan, Refleksi dari Film Animasi Black Clover


Film Animasi yang berjudul Black Clover atau Semanggi Hitam, bercerita tentang para penyihir yang melindungi kerajaan, dengan tokoh utama Asta dan Yuno. Aku tidak ingin menuliskan ceritanya, melainkan tentang lambang lambang (metapora) yang ada di animasi itu.

Kekuasan adalah kekuatan untuk mengendalikan, dalam Film Animasi ini adalah Kekuatan Sihir. Kekuatan Sihir tersebut ada pada Buku Sihir, yang akan memilih penggunanya sendiri. Ada orang- orang tertentu yang memiliki bakat memiliki kekuatan sihir. Saat memasuki usia dewasa ada upacara tertentu dan buku sihir akan memilih penggunanya. Lanjutkan membaca “Perihal Kekuatan, Kekuasaan, Refleksi dari Film Animasi Black Clover”

Pernah Tinggal Kelas Mendapat Prioritas Diterima Kerja


Pernah dalam satu acara Retret untuk SMKKI Theresiana Semarang, Pada waktu istirahat waktu jeda, seorang guru menginformasikan adanya permintaan terhadap alumni yang pernah tinggal kelas untuk menjadi karyawan, dari sebuah Perusahaan di Tangerang. Lanjutkan membaca “Pernah Tinggal Kelas Mendapat Prioritas Diterima Kerja”

Masih Ada Orang Baik di Jogja, Pengalaman Hari Senin Kemarin


Aku sudah memutuskan bahwa hari Senin kemarin akan membawa motor ke Bengkel, yang seminggu lalu menservis motorku. Motorku beberapa kali mogok, mati sendiri, untungnya masih bisa dihidupkan lagi sehingga masih bisa pulang ke rumah. Aku menduga mungkin ada yang kurang tepat dalam menservisnya, karena sebelum servis tidak pernah mogok.

Setelah mandi, sekitar jam 10 pagi, aku langsung berangkat. Pagi itu motor memang susah hidup, namun setelah beberapa kali kuengkol akhirnya mesinnya hidup. Motor kujalankan dengan pelan. Lanjutkan membaca “Masih Ada Orang Baik di Jogja, Pengalaman Hari Senin Kemarin”

Para Pendaki lebih Mudah Memahami Perjalanan Hidup


pendiangan rumah pak Kadus Desa terakhir
kehangatan kayu terbakar api
persaudaraan setengah lingkaran
secangkir kopi kadang dicampur jahe
menunggu tengah malam waktu keberangkatan
agar tepat bertemu fajar saat di puncak Lanjutkan membaca “Para Pendaki lebih Mudah Memahami Perjalanan Hidup”

3 Penanda Kedalaman Hidup, Ukuran Kesehatan Mental untuk Deradikalisasi


Akhir tahun 2019 lalu, aku mengikuti Lokakarya di Girisonta, mengenai Latihan Rohani yang dibimbing oleh Rm Sardi SJ. Ada salah satu pernyataannya yang menarik, yang aku coba adaptasi dalam dunia Psikologi. Beliau menyatakan perihal Penanda Kedalaman Hidup (diksi Spiritualitas) aku coba selaraskan dengan Ukuran Kesehatan Mental (diksi Psikologi).

Ada 3 Kriterianya, yaitu: Lanjutkan membaca “3 Penanda Kedalaman Hidup, Ukuran Kesehatan Mental untuk Deradikalisasi”