5 Tips Membangun Kepekaan Sosial


Pagi tadi saat buka WAG ada tulisan yang menarik, mengenai kepekaan sosial yang menurutku sebuah kemampuan yang sangat dibutuhkan saat ini. Oleh karena itu aku copas dan kusimpan serta kubagikan disini. Semoga bermanfaat.

Kepekaan Sosial 

Pagi rekan rekan semua, semoga dalam keadaan baik.. mari kita lanjutkan pembahasan kita, bagaimana caranya agar kita tidak menjadi orang-orang yang tidak peka sosial alias EQ jongkok? Lanjutkan membaca “5 Tips Membangun Kepekaan Sosial”

Percakapan 3 Putaran untuk Panduan Tahap Refleksi di Psikodrama


Psikodrama memiliki 3 tahapan utama, yaitu Warming Up, Action, dan Refleksi atau Integrasi. Nah, tulisan ini adalah untuk panduan pada tahap ke 3 dari Tahapan Psikodrama yaitu Refleksi atau Integrasi. Aku dapatkan dari materi acara retret online via zoom yang disampaikan oleh Rm Petrus Sunu Hardiyanta, S.J.

Dalam retret tersebut ada refleksi dan Rm Sunu SJ, memberikan panduan refleksinya secara tertulis. Pada akhir acara aku minta ijin dari Beliau untuk aku gunakan dalam praktek psikodrama dan menuliskan ulang di sini agar dapat dipelajari dan dilakukan banyak orang. Beliau mengijinkannya.

Yuks kita pelajari bersama dan mempraktekkan Percakapan 3 Putaran. Lanjutkan membaca “Percakapan 3 Putaran untuk Panduan Tahap Refleksi di Psikodrama”

Menjadikan Musik sebagai Mood Booster


Mood booster terdiri atas dua kata dalam bahasa Inggris, yang jika diartikan secara harfiah, mood berarti perasaan atau suasana hati, sementara booster berarti pendorong atau pendongkrak. Jika digabung, mood booster adalah sesuatu yang bisa bikin Anda kembali senang, ceria, dan bersemangat lagi setelah mengalami kejadian yang buruk.

jika hatimu gundah

ingin bersemangat

lebih berkonsentrasi

dengarkan musik

banyak tawaran di youtube

yang sudah menentukan mood apa yang diinginkan

cukup dengarkan

dan tidak ada satu menit mood sudah berubah mengikuti musik

pilih mana saja, sedih, gembira, berani,

hidup jadi berwarna warni

tidak merasa sendiri

ini juga sehat mental

karena ini juga masuk dalam musik terapi.

eh,… bisa juga membantu study

selamat menikmati musik

hati hati terhadap lirik nya ya, jika ingin konsentrasi belajar, malah nanti ikut nyanyi ngga jadi belajar,…wkwkwk

dan tertikam kenangan, Ambyar dech

yuks, siapa yang selalu ditemani musik saat mengerjakan tugas ?

mari berbagi di sini !

Yogyakarta 15 Juni 2021

Retmono Adi

Coretan Lama 52; Menjadi Dewasa Tidak Sederhana


Ketika pulang,

pikiranku seperti melayang.

Hatiku rasanya

seperti terbagi-bagi.

Ingin kurebahkan

tubuh sambil bicara.

Rasanya seperti menonton film suram.

Lalu terperangkap

dalam layar kaca.

Menjalani adegan demi adegan.

Ah, mungkin aku saja

yang terlalu mendalami cerita-cerita gelap mereka.

Namun satu hal yang kusadari

bahwa proses menjadi manusia dewasa

memang tidak pernah sederhana.

 

Kartasura, 31 Mei 2019

Qanifara

Coretan Lama 49; Lebih Baik Sendiri, daripada Saling Menyakiti


Inginku sederhana.

Dapat terbangun dan menjalani hari

tanpa harus menahan emosi

yang tak bisa disalurkan,

tanpa harus bersusah payah

menyatukan kepala-kepala

dengan pemikiran

yang memang tidak sejalan

yang menyebabkan kesalahpahaman

tak berujung.

Meskipun mungkin hanya tinggal bersama seekor kucing.

Sebab bagi orang ringkih sepertiku,

lebih baik sendiri

daripada bersama tapi saling menyakiti.

 

Kartasura, 12 Agustus 2018

Qanifara

Coretan Lama 44; Pikiran Terjebak Kata-kata


Barangkali diri ini sedang membutuhkan stimulus yang tepat.

Agar tidak tersesat atau terjebak

pada buah pikiran

yang berisi sekumpulan kata-kata yang tidak tepat.

Semestinya, kata-kata yang maknanya

dapat menjadi kebutuhan jiwa.

Agar tidak seredup hari kemarin.

Agar hati lebih berbinar

seperti saat sedang jatuh cinta.

 

Kartasura, 21 Mei 2017

Qanifara

Coretan Lama 38; Aku Dapat Menjemput Kebahagiaan Itu Lagi


Tidurlah diriku

Tidak ada yang merindukanku kalau aku terbangun

Tidak ada yang akan merawatku kalau aku jatuh sakit

Tidak ada yang akan menyiapkan makanan kalau aku lapar

Tidak ada yang peduli apakah aku sedang merasa bahagia, sepi, bersedih hati, atau bahkan depresi

Tapi ingatlah selalu bahwa Tuhan masih bersedia mencukupi kebutuhanku walaupun setiap harinya banyak dosa-dosa yang harus kucuci

Supaya aku dapat menjemput kebahagiaan itu lagi, meskipun tidak di hari ini

 

Kartasura, 22 Februari 2021

Qanifara

3 Coping Style yang Perlu Dipahami untuk Menghadapi Stress di Masa Pandemi Ini


Pandemi membuat banyak orang memiliki tingkat kecemasan atau stres yang tinggi. Mereka resah memikirkan kondisi yang terjadi saat ini maupun masa depan. Kapan kondisi ini akan berakhir.

Saat tinggal di rumah, atau melakukan isolasi mandiri, stres juga menghampiri dan membuat otak menjadi  buntu. Kita dalam keadaan kewaspadaan yang konstan. Mengalami kebuntuan pemikiran adalah respons jangka pendek. Konsekuensi dari terkunci dalam keadaan stres dalam jangka panjang dapat berupa fisik maupun mental. Lanjutkan membaca “3 Coping Style yang Perlu Dipahami untuk Menghadapi Stress di Masa Pandemi Ini”

7 Langkah Terapi Singkat Berfokus Solusi / Solution-Focused Brief Therapy (SFBT Techniques)


Solution-Focused Therapy adalah pendekatan yang memberdayakan klien untuk memiliki kemampuan mereka dalam memecahkan masalah kehidupan. Daripada psikoterapi tradisional yang berfokus pada bagaimana suatu masalah berasal, SFT memungkinkan fokus yang berorientasi pada tujuan untuk pemecahan masalah. Pendekatan ini memungkinkan diskusi berorientasi masa depan, daripada diskusi berorientasi masa lalu untuk menggerakkan klien ke depan menuju penyelesaian masalah mereka saat ini.

Ide utama di balik SFBT adalah bahwa tekniknya berdasarkan psikologi positif dan berfokus pada solusi untuk memberikan waktu yang singkat bagi klien untuk menjalani terapi. Secara keseluruhan, meningkatkan kualitas hidup untuk setiap klien, dengan mereka sebagai pusat dan pendorong pertumbuhan mereka. SFBT biasanya memiliki rata-rata 5-8 sesi.

Selama sesi, tujuan ditetapkan. Tindakan eksperimental khusus dieksplorasi dan diterapkan ke dalam kehidupan sehari-hari klien. Dengan melacak apa yang berhasil dan di mana penyesuaian perlu dilakukan, klien lebih mampu melacak kemajuannya.

Sebuah metode yang dikembangkan dari Miracle Question yang berjudul The Miracle Method. Langkah-langkahnya mengikuti di bawah ini (Miller & Berg, 1996). Ini dirancang untuk memerangi minuman beralkohol yang bermasalah tetapi berguna di semua bidang perubahan.

  1. Nyatakan keinginan Anda agar sesuatu dalam hidup Anda menjadi berbeda.
  2. Bayangkan keajaiban terjadi, dan hidup Anda berbeda.
  3. Pastikan keajaiban itu penting bagi Anda.
  4. Jaga agar keajaiban tetap kecil.
  5. Definisikan perubahan dengan bahasa yang positif, spesifik, dan berupa perilaku.
  6. Nyatakan bagaimana Anda akan memulai perjalanan Anda, bukan bagaimana Anda akan mengakhirinya.
  7. Perjelas tentang siapa, di mana, dan kapan, tetapi bukan mengapa.

Pendekatan ini telah digunakan di banyak bidang berbeda, termasuk pendidikan, terapi keluarga, dan bahkan di lingkungan kantor. Menciptakan peluang kooperatif dan kolaboratif untuk memecahkan masalah memungkinkan kapabilitas memperluas pikiran. Menerangi jalur pilihan adalah cara yang menarik untuk memungkinkan orang menjelajahi bagaimana sebenarnya mereka ingin menunjukkan diri di dunia ini.

Terima kasih sudah membaca!

 

Diambil dan diterjemahkan bebas dari:

7 Best Solution-Focused Therapy Techniques and Worksheets (+PDF) oleh Kelly Miller

Terapi Kelompok Psikodrama Online, Pertukaran Peran Perfeksionis vs Minder


Pada tanggal 27 Maret 2021, Aku memfasilitasi terapi Psikodrama Online via Zoom Meeting, dengan teknik pertukaran peran ( Role Reversal ) mengolah permasalahan Perfeksionis dengan Minder atau ketidakpercayaan pada diri sendiri.

Sebelum proses dimulai aku menyarankan kepada peserta untuk mengganti nama aslinya menjadi nama binatang. Hal ini perlu dilakukan untuk menjaga privasi dan memberi keberanian lebih untuk bereksplorasi.

Yuks kita mulai, Lanjutkan membaca “Terapi Kelompok Psikodrama Online, Pertukaran Peran Perfeksionis vs Minder”