Berdamai dengan Kecemasan, Tema Pertama Live Online di Instagram


Setelah Seminggu lebih tetap di rumah saja, mengikuti anjuran pemerintah untuk memperlambat penyebaran Covid 19, dan mendapatkan inspirasi dari sebuah pernyataan di acara Talk Show di Youtube, yang pembicaranya Renald Kasali bahwa “dalam setiap krisis selalu ada kesempatan”, Aku mulai tergerak untuk melakukan tindakan. Lanjutkan membaca “Berdamai dengan Kecemasan, Tema Pertama Live Online di Instagram”

Apa itu Mirroring dan Bagaimana Cara Kerjanya dalam Psikodrama


Mirroring adalah salah satu teknik yang sering dipakai dalam terapi kelompok Psikodrama.

Mirroring berarti bercermin, atau  melihat diri sendiri. Dalam arti lebih luas juga berarti berefleksi untuk lebih mengenal diri sendiri.

Teknik mirroring ini sering digunakan pada tahap Action, ( baca Tahapan Utama Psikodrama) Lanjutkan membaca “Apa itu Mirroring dan Bagaimana Cara Kerjanya dalam Psikodrama”

Psikodrama Dapat Sangat Berbeda Pada Setiap Kali Praktek, Sebuah Testimoni dari Bandung


Sebuah tanggapan dari teman Psikodrama di Bandung, Iip Fariha, dari tulisan hari ini tentang Sosiometri untuk Membangun Sinergi. Awalnya aku share tulisan ini ke WA nya, dan kami berdialog sebagai berikut:

I : Kamu baik sekali menjelaskan proses dan definisinya. Bagi pemula menjadi lebih terbayang apa yang harus dilakukan.

A: Syukurlah…dapat jelas dimengerti🙏🙏🙏
Lanjutkan membaca “Psikodrama Dapat Sangat Berbeda Pada Setiap Kali Praktek, Sebuah Testimoni dari Bandung”

Self Leadership, Refleksiku Hari Ini Mengenai Serigala Cinta


Hari ini aku menemukan tulisan dari e book mengenai Spiritual Leadersip, yang dibagikan di Group WA. judulnya :

Integrating Leadership Development with Ignatian Spirituality:
A Model for Designing a Spiritual Leader Development Practice ~ Teresa J. Rothausen1

Aku refleksikan dalam bagaimana aku memimpin diriku sendiri.

Di setiap manusia, ada dua serigala yang terus-menerus bertarung. Yang satu adalah mewakili Ketakutan, dan yang lainnya mewakili Cinta.
Yang mana dari serigala itu akan memenangkan pertempuran?

Serigala yang selalu kamu beri makan ~ metafora spiritual Penduduk asli Amerika.

dan dilanjutkan dengan ayat dari Injil Perjanjian Baru

Di dalam cinta tidak ada ketakutan, cinta yang sempurna melenyapkan ketakutan, …. (1 Yoh; 18a)

Jadi tugasku adalah selalu memberi makan Serigala yang mewakili Cinta.

Kutuliskan untuk mengingatkan pada diriku sendiri.

 

28 Februari 2020

Retmono Adi

 

Terus Maju, Bertransformasi untuk Lebih Memberi Kontribusi


Hari Minggu yang lalu, aku ke Gereja, Kidul Loji, kotbah Romo ada tentang Surat Gembala. Ajakan dari Bapak Uskup Keuskupan Agung Semarang, untuk menjadi Pribadi Bertransformasi, dalam Surat Gembala tersebut mengajak untuk Bertobat, Terlibat, dan Berbuah Berkat.

Pertobatan yang kuyakini adalah berani mengubah diri dari kebiasaan lama menjadi kebiasaan baru. Awalnya aku bekerja sendiri. Aku mengubah diri, aku akan melibatkan diri dan orang lain, agar sinergi, dengan demikian akan dapat memberikan lebih banyak kontribusi.

Sesuai dengan keadaanku saat ini, aku sedang bertransformasi dari Pekerja Lepas (trainer lepas) mau membuat Perusahaan Terbatas (PT) menjadi Pemilik Usaha. (baca: Aku dan Keterlambatanku …,)

Ya,…tentu tidak mudah, namun ini adalah pilihanku. Ini adalah jalan Ninjaku, mengutip apa kata Naruto, Film Animasi dari negeri Sakura. Dengan penuh kesadaran aku memilihnya, mengekplorasi segala kemungkinan agar dapat menjadi jalan bagi kehidupan. Lanjutkan membaca “Terus Maju, Bertransformasi untuk Lebih Memberi Kontribusi”

Berbagi Pengalaman, Mahasiswi UMM Mengambil Tesis Psikodrama pada Narapidana Remaja


Saya penelitian di LPKA (Lembaga Pembinaan Khusus Anak) mas, Narapidana remaja kasusnya penganiayaan baik ringan maupun berat. Psikodrama saya modifikasi bentuknya menjadi self-regulation group therapy. Karena target nya disini adalah regulasi diri, jadi saya fokus pada cara bagaimana mereka bisa mengendalikan emosi, kognisi dan perilakunya dalam keseharian, lebih tepatnya saya mengajarkan skills baru tentang bagaimana cara menyampaikan ke 3 aspek itu dalam bentuk-bentuk yang lebih bisa diterima dan sehat. Lanjutkan membaca “Berbagi Pengalaman, Mahasiswi UMM Mengambil Tesis Psikodrama pada Narapidana Remaja”

Aku dan Keterlambatanku, Indah pada Waktunya.


Dulu waktu SMA aku paling sering terlambat. Dan bukti akan hal itu adalah dipanggilnya Orang tuaku ke sekolah untuk membahas masalah keterlambatanku ini. Di SMA kalau terlambat di wajibkan senam di Teras di dekat ruang Kepala Sekolah. Setelah senam baru diijinkan masuk untuk mengikuti pelajaran jam berikutnya, setelah diberikan surat keterangan dari Wakil Kepala Sekolah. Lanjutkan membaca “Aku dan Keterlambatanku, Indah pada Waktunya.”