Hati-hati dengan Otak Kita


Apa yang harus dikatakan ketika rasanya bahasa tidak dapat menggambarkan apapun? Apakah ini otak yang tak mampu berucap, atau kata-kata yang tidak cukup kuat untuk melafalkan bahasa otak?

Apa yang harus dilakukan ketika yang terasa hanya perih, meskipun kita sendiri tahu cara mengobati perih itu, namun tidak mau mengobatinya? Jujur, rasanya nikmat menyiksa diri sendiri, meskipun di lain pihak siksaan itu membuat diri ini hanya menjerit pilu. Lanjutkan membaca “Hati-hati dengan Otak Kita”