Psikodrama Dapat Sangat Berbeda Pada Setiap Kali Praktek, Sebuah Testimoni dari Bandung


Sebuah tanggapan dari teman Psikodrama di Bandung, Iip Fariha, dari tulisan hari ini tentang Sosiometri untuk Membangun Sinergi. Awalnya aku share tulisan ini ke WA nya, dan kami berdialog sebagai berikut:

I : Kamu baik sekali menjelaskan proses dan definisinya. Bagi pemula menjadi lebih terbayang apa yang harus dilakukan.

A: Syukurlah…dapat jelas dimengerti🙏🙏🙏
Lanjutkan membaca “Psikodrama Dapat Sangat Berbeda Pada Setiap Kali Praktek, Sebuah Testimoni dari Bandung”

Psikodrama Memberikan Kebermaknaan bagi Diriku dan Lingkunganku


Awalnya aku tertarik Psikodrama karena aku suka teater. Aku mantap, langkahkan kakiku dari Cirebon menuju pelatihan Psikodrama di Bandung tanggal 24-25 Oktober 2018.

Awal materi..Aku masih pakai topeng untuk melakukan gerak. Aku masih malu untuk menjadi pohon atau apapun itu. Seiring berjalannya waktu, Aku semakin masuk dan mulai bisa menikmati peran yang aku mainkan. Topengku kubuka satu persatu, sehingga aku mulai nyaman. Aku bisa ekspresikan diriku semauku, tidak peduli jelek dilihat orang, yang penting aku nyaman dan terselip rasa bahagia. Aku bisa berbaur dengan teman-teman yang lain yang tadinya tidak aku kenal.

Saat Aku diminta untuk mengucapkan terima kasih pada seseorang. Aku langsung teringat kepada mendiang suamiku. Aku berterima kasih karena sudah diwariskan 5 anak yang baik dan menyenangkan.

Aku katakan pada suamiku, “Terima kasih dengan warisan ini dan aku beserta anak-anak kuat. Kami saling menguatkan untuk meneruskan hidup tanpamu.”

Itu kataku. Rasanya plong, seperti lepas bebanku, dan aku semakin sadar bahwa aku memang kuat untuk diriku dan anak-anakku.

Hari kedua, semakin lepas aku bisa ekspresikan perasaanku lewat gerak. Aku menjadi sebuah kursi yg unik, kuat dan nyaman untuk diduduki. Aku memaknai hidupku bahwa aku harus menjadi diriku dengan keunikanku. Aku harus kuat dan memberikan arti untuk sekelilingku, dan aku makin menyadari untuk lebih peka menangkap segala sesuatu yang bermakna di sekelilingku.

Terima kasih Psikodrama sudah memberikan kebermaknaan akan kehadiranku untuk diriku dan lingkunganku.

Terima kasih buat Mas Didi dan Mba Wiene atas ilmunya…

Cirebon, 1 November 2018
Aku..Mimi Mulyati

NB
Itu pengalaman saya..makasih banyak mas Didi..apalagi waktu mas Didi berperan sebagai suamiku dan mengatakan bahwa aku tenang karena kamu kuat..duh rasanya itu yang akan dikatakan suamiku..makasih banyak ya mas..🙏

Efeknya Masih Bekerja Selepas Acaranya, Refleksi Psikodrama Bandung 251116


Awalnya, alasan saya mengikuti kegiatan psikodrama yang diadakan oleh pak Didik (begitu sapaan akrab pak Retmono Adi) adalah untuk mengenal lebih dalam tentang hal teknis dari psikdorama itu sendiri. Tidak terpikir di benak saya bahwa peserta akan diajak untuk mengalami efek dari psikodrama itu juga. Akhirnya setelah menghubungi pak Didik dan mendapat bocoran kegiatan yang akan dilakukan, saya semakin penasaran karena katanya akan full praktek pada hari H nanti. Ditambah lagi diminta membawa semacam kain, selendang, atau Pashmina. Semakin bertanya-tanyalah saya, bakal ngapain ya nanti?

Hari H pun tiba dan kegiatan diawali dengan berbincang-bincang tentang harapan apa yang ingin didapatkan dari kegiatan psikodrama dengan masing-masing peserta. Rata-rata harapannya mirip dengan saya, yaitu ingin mengenal lebih dalam tentang hal teknis dari psikodrama. Setelah pak Didik berkenalan secara umum dengan peserta, masuklah pada sesi perkenalan sesungguhnya. Lanjutkan membaca “Efeknya Masih Bekerja Selepas Acaranya, Refleksi Psikodrama Bandung 251116”