Psikodrama? Apakah ini Jalanku Menjemput Bahagia? Sebuah Testimoni Belajar Psikodrama 03


Bagaimana cara memperoleh kebahagiaan yang kuingini? Aku belum siap menikah. Aku belum bisa bekerja lagi karena masih perlu menyelesaikan studi. Aku belum siap menghadapi tuntutan, beban, dan tanggung jawab yang besar. Mengurusi diriku saja aku belum becus. Bahkan untuk jatuh cinta lagi dengan seseorang saja, sepertinya aku belum siap. Belum siap menanggung perihnya tersakiti oleh ekspektasiku sendiri. Lagi dan lagi. Lanjutkan membaca “Psikodrama? Apakah ini Jalanku Menjemput Bahagia? Sebuah Testimoni Belajar Psikodrama 03”

Apakah Bahagia itu? Sebuah Testimoni Belajar Psikodrama 01


“Apakah bahagia itu, apakah ia kebulatan dari segala kecukupan perasaan, ketika memiliki segala-galanya lebih dari orang lain, atau ketika kita tak rela memiliki apa-apa bahkan memberikan kemenangan kepada orang lain, atau di tengah-tengah dalam keseimbangan?” – Uap (hal. 94), Putu Wijaya.

Kutipan itu pertama kali kubaca dalam buku yang kutemukan di perpustakaan, di sela-sela pencarian jati diriku. Hampir sekitar lima tahun yang lalu, tapi aku masih mengingatnya sampai hari ini. Lanjutkan membaca “Apakah Bahagia itu? Sebuah Testimoni Belajar Psikodrama 01”

Quarter Life Crisis adalah Sebuah Tugas Perkembangan, Santuy Aja !


Sabtu, 19 September 2020 yang lalu, Aku IG live mengenai Quarter Life Crisis. Sebenarnya apa sih QLC itu ? Aku ambilkan dari wikipedia. Aku copas semuanya

Quarter Life Crisis atau krisis usia seperempat abad merupakan istilah psikologi yang merujuk pada keadaan emosional yang umumnya dialami oleh orang-orang berusia 20 hingga 30 tahun seperti kekhawatiran, keraguan terhadap kemampuan diri, dan kebingungan menentukan arah hidup yang umumnya dialami oleh orang-orang berusia 20 hingga 30 tahun. Krisis ini dipicu oleh tekanan yang dihadapi baik dari diri sendiri maupun lingkungan, belum memiliki tujuan hidup yang jelas sesuai dengan nilai yang diyakini, serta banyak pilihan dan kemungkinan sehingga bingung untuk memilih. Lanjutkan membaca “Quarter Life Crisis adalah Sebuah Tugas Perkembangan, Santuy Aja !”

Pengalaman Belajar Psikodrama di Hari Pertama Secara Online


“Ok. Silahkan mulai ceritakan tentang dirimu. Pilih saja mana yang menurutmu penting untuk aku ketahui sehingga aku dapat memahami hubunganmu dengan psikodrama,” kata Pak Didik.

Membuka diri merupakan langkah awal yang perlu kulakukan di hari pertamaku belajar psikodrama. Kuutarakan saja siapa diriku dan bagaimana latar belakang kehidupanku kepada Pak Didik melalui telepon. Lanjutkan membaca “Pengalaman Belajar Psikodrama di Hari Pertama Secara Online”