PANDUAN TRAINING BERDASAR DRAMA


Seorang karyawan mengaku kepada manajernya bahwa rekan-rekan kerjanya mengiriminya ofensif e-mail. Seorang sales representative, Afrika-Amerika pertama yang bekerja di tenaga penjualan serba putih (kulit putih), mengatakan kepada manajer bahwa dia ingin mengajukan keluhan EEO. Situasi rumit seperti ini merupakan tantangan sehari-hari di lingkungan perusahaan saat ini.  Misalnya: keterampilan dalam menangani topik hangat seperti keragaman di tempat kerja, pelecehan seksual, dan kekerasan di tempat kerja naik ke posisi utama dalam ukuran keberhasilan kepemimpinan, serta ” people skills ” mendapatkan kredibilitas dan kewibawaan. Seandainya paradigma strategis lebih daripada reaktif, dinamika manusia adalah untuk mengubah pemikiran kita, maka paradigma baru untuk pelatihan harus mengantar pada perubahan.
Lanjutkan membaca “PANDUAN TRAINING BERDASAR DRAMA”

PELATIHAN HIGH-IMPACT ; SEBUAH PANDUAN UNTUK TRAINING BERDASAR DRAMA #Psikodrama 6/7


….sambungan dari …. Pelatihan Moderate-Impact…..

Pada level ini Pelatihan berbasis drama memberikan dampak tertinggi pada proses pembelajaran, bahkan melampaui model kinerja dalam pelatihan berbasis ketrampilan yang kontekstual. Dengan kata lain, fokus membangun kesadaran ini terkait langsung dengan kehidupan kerja, aktifitas-aktifitas dan keterampilan sehari-hari dari peserta pelatihan. Model ini melibatkan penyesuaikan setiap aspek dari pelatihan untuk para peserta dan membenamkan peserta dalam sebuah dinamika pengalaman manusiawi secara langsung, selayaknya sebuah simulator penerbangan. Isi dari pelatihan ini disampaikan secara fasilitatif bukan dengan gaya ceramah dalam serangkaian latihan berbasis drama dengan improvisasi terstruktur yang terintegrasi di seluruh pelatihan. Lanjutkan membaca “PELATIHAN HIGH-IMPACT ; SEBUAH PANDUAN UNTUK TRAINING BERDASAR DRAMA #Psikodrama 6/7”