Fenomena Cebong Kampret dan Upaya Rekonsiliasi dengan Cara Psikodrama


Melihat dan mendengar apa yang ada di media sosial dan acara talk show di televisi (termasuk berita beritanya), Keriuhan Pesta Demokrasi, Pendukung Paslon, terbelah menjadi dua kubu. Salah satu kubu disebut Cebong yang mendukung Paslon nomor 01. Kubu satunya lagi disebut Kampret yang mendukung Paslon nomor 02. Lanjutkan membaca “Fenomena Cebong Kampret dan Upaya Rekonsiliasi dengan Cara Psikodrama”

Argumen vs Rekonsiliasi


Istri tersayang saya, Allee dan saya memiliki beberapa kenikmatan terbesar dalam berbicara dari hati ke hati. Daripada berdebat, kita mendengarkan dan kemudian mencoba untuk tidak hanya memahami, tetapi mengungkapkan dalam hal apa mungkin berpikir dan merasa satu sama lain. Kami menjelajahi dua arketipe kunci tadi malam: aku menyadari aku berhenti pada perasaan “menjadi” dan aku merasa terhormat dalam berpikir bahwa aku dapat membantu meskipun dalam hal yangg sepele. Hal ini penting dan memuaskan bagi saya. Allee menemukan sesuatu yang mengganggu, tetapi hanya sejauh itu membawa semangat abad ke-20 yaitu Argumentasi, yang berdasar pada bahwa kebenaran lebih baik “menang” lebih dari pada bahwa kebenaran adalah baik. Lanjutkan membaca “Argumen vs Rekonsiliasi”