Resolusi Konflik dengan Metode Psikodrama


Aku dapatkan dari Google,ย  Teori konflik melihat kehidupan sosial sebagai sebuah kompetisi, dan berfokus pada distribusi sumber daya, kekuasaan, dan ketidaksetaraan. Tidak seperti teori fungsionalis, teori konflik lebih baik dalam menjelaskan perubahan sosial, dan lebih lemah dalam menjelaskan stabilitas sosial.

Masih selaras dengan hal itu, aku memakai pemahamanku yang lebih banyak berperspektif Psikologi. Aku memilih dari Teori Peran, agar dapat diperankan, didramakan. Konflik adalah ketidak-selarasan, berbeda tujuan, berbeda arah, mungkin juga berbeda cara atau berbeda gaya. Setiap orang memainkan sejumlah peran yang berbeda, dan kadang-kadang peran-peran tersebut membawa harapan-harapan yang bertentangan. Lanjutkan membaca “Resolusi Konflik dengan Metode Psikodrama”

Bagaimana Menciptakan Iklim Kerja yang Lebih Baik


Sebagian besar pemimpin memiliki keahlian teknis untuk melakukan pekerjaan mereka secara efektif. Bahkan, yang biasanya menjadi alasan pertama mereka dipromosikan ke posisi kepemimpinan. Tapi pengetahuan teknis hanya sebagian dari apa yang dibutuhkan untuk menjadi Leader dan Coach yang efektif. Banyak manajer dan eksekutif mungkin akan terkejut untuk mengetahui bahwa itu bukan bagian yang paling penting. Keahlian teknis dan pengetahuan merupakan prasyarat untuk kepemimpinan yang baik; hal โ€“hal tersebut diperlukan, tetapi tidak cukup. Lanjutkan membaca “Bagaimana Menciptakan Iklim Kerja yang Lebih Baik”