Berkenaan dengan Tele Negatif #Tulisan 09 Fenomena Tele : Dinamika Hubungan yang Ajaib dalam Proses Psikodrama


Berkenaan Dengan Tele Negatif

Banyak masalah muncul karena orang menekan atau bereaksi berlebihan terhadap respons negatif mereka. Membantu orang untuk melihat bagaimana ini terjadi adalah tema yang berguna dalam terapi, bersama dengan mengeksplorasi beberapa cara yang lebih konstruktif untuk menangani tele negatif ketika itu terjadi. Lanjutkan membaca “Berkenaan dengan Tele Negatif #Tulisan 09 Fenomena Tele : Dinamika Hubungan yang Ajaib dalam Proses Psikodrama”

Psikodrama Merupakan Salah Satu Cara untuk Merubah Perilaku


Perubahan Perilaku akan terjadi apabila ada niat yang kuat dari diri sendiri. Psikodrama mengajak tiap orang untuk berani mengenali diri sendiri. Berbagai teknik yang dikembangkan dalam Psikodrama kesemuanya mengenai melatih diri untuk membangun Hubungan dengan diri sendiri, dengan orang lain dan alam sekitar serta membangun hubungan dengan Yang Maha Kuasa Lanjutkan membaca “Psikodrama Merupakan Salah Satu Cara untuk Merubah Perilaku”

Mari Hidup Bahagia dengan Memaafkan


Apakah kamu siap memaafkan?

Pengampunan menuntut kita melepaskan kebutuhan kita untuk dikasihani, kebutuhan kita untuk menjadi benar, dan kebutuhan kita untuk merasakan hubungan yang intens dengan penyiksa kita melalui kemarahan.
Matt Kramer

Ini adalah kutipan dari buku forgiveness workbook karya Eillen Barker kiriman Mb Niki, seorang kawan yang baik hati padahal kami belum pernah bertemu. Kami sebenarnya bertemu dalam grup WA yang sedang membuat proyek pembuatan buku bahagia dengan memaafkan. Aku hanyalah salah satu kontributor dalam keriuhan pembuatan buku ini. Tentu saja kami riuh karena tema ini memang menukik ke dalam jantung problem kami sehari-hari. Setidaknya untuk Aku pribadi yang notabene pernah mengikuti workshop pemaafan, menerapkan teknik ini dalam ruang praktek. Dan tentu saja telah sempat berjuang untuk menerapkannya terlebih dulu bagi diri sendiri. Lanjutkan membaca “Mari Hidup Bahagia dengan Memaafkan”

Bagaimana Belajar Mengungkapkan Pikiran yang Runtut dari Teori ke Aplikasi Tindakannya ?


Beberapa hari yang lalu Selasa, 19 Maret 2019, saya membantu kawan Psikolog dan mahasiswa S2 Psikologi, dalam mempraktekkan Psikodrama di Salah satu Panti asuhan di Medan.  Beberapa Teknik yang dipakai adalah Lokogram, Spektogram, Sculpture, dan Imagery. Saya tidak ingin menceritakan proses praktek teknik-teknik Psikodrama ini, melainkan membagikan pengalaman dalam mengevaluasi, merefleksikan proses yang dilakukan oleh  Mahasiswa S2 Psikologi dalam praktek tersebut. Lanjutkan membaca “Bagaimana Belajar Mengungkapkan Pikiran yang Runtut dari Teori ke Aplikasi Tindakannya ?”

Tanggapan Menelusuri Jejak Pikiran Salah vs Benar saat Kanak-kanak


Terkait pemikiran benar dan salah saat kanak-kanak atau mungkin menurutku bagi semua anak kecil memang menjadi satu-satunya acuan dalam berperilaku, anak-anak masih sederhana dalam kemampuan berpikirnya. Lagi pula satu-satu nya ukuran adalah norma keluarga yang direfepresentasikan oleh orang tua. Saat orang tua memiliki otoritas untuk menerapkan apa yang menurut mereka benar dan salah, maka sebagai anak kecil pun aku dan siapa pun mungkin akan menyakini itulah kebenaran dan kesalahan. Lanjutkan membaca “Tanggapan Menelusuri Jejak Pikiran Salah vs Benar saat Kanak-kanak”

Menelusuri Jejak Pikiran Salah vs Benar – Lanjutan Terapi Menulis


Saya ingin menanggapi mengenai komentar Mas Didik di tulisanku sebelumnya yang berjudul “Ungkapan Jujur Hati”. Terima kasih atas masukannya. Selamat membaca. Semoga ada yang bisa didapatkan dan bermanfaat bagi yang membaca.

Memang benar, masa laluku dipenuhi dengan pesan-pesan antara “salah” dan “benar”. Tidak ada yang abu-abu. Sebagai anak kecil pun aku sudah dituntut untuk berperilaku yang benar, karena kalau tidak, ‘akan membawa malu bagi keluarga’. Lanjutkan membaca “Menelusuri Jejak Pikiran Salah vs Benar – Lanjutan Terapi Menulis”

7 Teknik Mengolah (Shadow) Sisi Gelap Diri untuk Penyembuhan Luka Batin Masa Lalu


Kita semua memiliki sisi gelap di dalam diri kita. Setiap hari, kita bertarung melawan mereka – terkadang kita kalah, kadang kita menang. Sisi gelap ini yang menghantui kita dapat dilihat dalam pandangan sekilas atau dalam keadaan penuh kekalutan. Dan karena kesalahan dan rasa malu kita, kita cenderung mengabaikan dan menguburkan mereka.

Kita berpikir bahwa mereka harus tetap tersembunyi karena mereka tidak dapat dan tidak seharusnya ada dalam diri kita yang sadar. Masyarakat mengatakan pada kita untuk fokus pada pemikiran positif/ hal baik seperti cinta dan terang, tetapi tidak pada sisi gelap atau shadow. Fokus pada sisi positif itu mudah dan nyaman. Lanjutkan membaca “7 Teknik Mengolah (Shadow) Sisi Gelap Diri untuk Penyembuhan Luka Batin Masa Lalu”