Mengobati Diri Sendiri Dapat Dilatih dengan Psikodrama?


Kudapat dari Group WhatsApp, tulisan yang cukup menarik, beberapa penyakit yang umum dan sering diderita banyak orang, dijelaskan berasal dari beban pikiran dan suasana hati serta cara mengelolanya yang tidak tepat.

Dijelaskan (lihat lampiran di bawah) bahwa :

Presentase Indikator penyebab munculnya penyakit adalah karena masalah:
#Spiritual 50%
#Psikis. 25%
#Sosial. 15%
#Fisik. 10%

Jadi kalau kita ingin selalu sehat, perbaiki :
#Diri kita
#Pikiran kita
terutama #Hati kita dari segala jenis penyakit. Lanjutkan membaca “Mengobati Diri Sendiri Dapat Dilatih dengan Psikodrama?”

Saya Perlu Berlatih Berani Salah, sebab Salah adalah Proses menjadi Lebih Baik, Pengalaman Psikodrama di Yogyakarta


Halo, nama saya Lolita.

Ini adalah pengalaman kedua setelah satu bulan yang lalu mengikuti kegiatan psikodrama bersama tim Miracle, yang saya suka dari kegiatan psikodrama ini ialah praktik secara langsung dengan mobilitas sedemikian rupa di atas panggung sandiwara. Biasanya saya mudah bosan ketika kegiatan kelas yang lebih dominan duduk saja. Psikodrama ini benar-benar santai, antar peserta saling berinteraksi, namun tetap serius. Lanjutkan membaca “Saya Perlu Berlatih Berani Salah, sebab Salah adalah Proses menjadi Lebih Baik, Pengalaman Psikodrama di Yogyakarta”

You Have Enough Freedom to Choose the Story that You Want to Play


Menemukan diri hadir dalam workshop psikodrama dengan Mas Didik rasanya memberikan dualisme fungsi dalam diri saya. Tentu saja, selain belajar teknik psikodrama sebagai salah satu metoda dalam praktek psikolog, sambil ‘berobat jalan (self healing)’ merupakan hal yang tidak berdosa menurut saya. Lanjutkan membaca “You Have Enough Freedom to Choose the Story that You Want to Play”

Ungkapan Jujur Hati, Anggap Ini Sebagai Terapi Menulis ku


Kapan terakhir anda merasa disalahpahami? Kapan terakhir anda merasa sangat frustrasi karena usaha yang selama ini anda lakukan untuk berubah menjadi lebih baik sepertinya tidak ada artinya? Kata-kata atau niat baik yang keluar itu terus disalahartikan oleh orang lain dan menjadi senjata yang diarahkan kembali ke aku karena ujung-ujungnya kata-kataku itu dipakai sebagai alasan untuk menolak melakukan apa yang aku katakan. Lanjutkan membaca “Ungkapan Jujur Hati, Anggap Ini Sebagai Terapi Menulis ku”

Sembuhkan Badan Melalui Pikiran : Sebuah Resensi Buku


Ketika Dokter berkata bahwa penyakit ini tidak ada obatnya,
Maksudnya adalah kamu harus mengobati sendiri penyakitmu.
Louise Hay

Louise Hay adalah pengajar metafisika dan telah menulis beberapa buku dan karya yang telah diterjemahkan ke dalam 29 bahasa dan diedarkan di 35 negara. Mengapa karyanya dapat diterima oleh kalangan yang begitu luas? Jawabannya saya peroleh setelah membaca buku tulisannya yang berjudul “ Heal Your Body”. Dalam buku tersebut, Louise berbagi cerita tentang keberhasilannya menaklukkan kanker vagina yang di deritanya alih-alih melakukan operasi seperti yang disarankan oleh dokter kepadanya. Lanjutkan membaca “Sembuhkan Badan Melalui Pikiran : Sebuah Resensi Buku”

From Zero to Full, Psikodrama di Medan


 

Pertama kali mendengarkan kata Workshop Psikodrama, yang terlintas didalam pikiran adalah mau diaplikasikan kemana psikodrama  ini ? Apakah tidak ribet menggunakan psikodrama untuk konseling, training maupun program pembelajaran. Ada rasa ingin tahu memang,  hal ini mendorongku untuk menelephone teman-teman yang juga dibiayai oleh salah satu  instansi tempat kami bekerja untuk mengikuti workshop psikodrama, semua berjanji untuk datang, mumpung belajar gratis dan kebetulan sudah lama kami tidak bertemu, cocok juga bisa reuni, jadi mulai terbayang serunya.

Hari Pertama

Seperti yang dibayangkan keseruan dimulai ketika bertemu dengan teman-teman, heboh cas cus, tidak lama kemudian  fasilitator datang, gayanya cukup nyentrik, sudah bisa tertebak pastilah psikolog yang juga pemain theater. Lanjutkan membaca “From Zero to Full, Psikodrama di Medan”

Catatan Dinamika Emosional “Bermain” Psikodrama


Sebelum membahas lebih dalam, saya ingin mengungkapkan terlebih dahulu bahwa saya belum pernah sama sekali mengetahui metode Psycho Drama yang dapat dipakai untuk treatment dalam dunia psikologi.

Pada dasarnya, dalam penerapan psikologi memiliki banyak terapan yang dapat dipakai untuk penanganan terhadap bantuan kepada klien. Psycho Drama menjadi jawaban yang sangat praktis namun dapat menggali intens-nya trauma atau dengan kata lain rasa yang kurang nyaman dalam diri (inner seseorang).

Awalnya, saya bertanya apakah dengan metode sesederhana ini dapat memunculkan keadaan diri yang mempresentasikan luka yang telah di-repress? Akhirnya, terjawab sudah dari segala sesi peran yang distimulasikan kepada setiap peserta yang sedang mengikuti pelatihan. Lanjutkan membaca “Catatan Dinamika Emosional “Bermain” Psikodrama”