Panduan Konseling Online dengan Menerapkan Empati Dasar


Pandemi ini membuat terjadinya perubahan sangat cepat dan drastis. Banyak orang merasa bingung, cemas, stres, dan frustasi. Sejumlah orang khawatir sakit atau tertular Covid-19. Di sisi lain mereka juga risau masalah finansial, pekerjaan, masa depan, dan kondisi setelah pandemi.

Pandemi covid 19 dapat disebut dengan bencana biologis. “Secara historis, dampak buruk bencana pada kesehatan mental mempengaruhi lebih banyak orang, dan bertahan lebih lama daripada dampak kesehatan,” kata Joshua C Morganstein, asisten direktur di Pusat Studi Stres Traumatis di Maryland, AS. Lanjutkan membaca “Panduan Konseling Online dengan Menerapkan Empati Dasar”

Iuran BPJS Naik, dan Sikapku, sebuah Cerita Lalu.


Terusik dengan ramainya diskusi di beberapa group media sosial, tentang  Iuran BPJS Kesehatan naik mulai bulan April, kebanyakan kawan kawan tidak setuju, bahkan ada yang menghujat. Saya anggap hal tersebut adalah wujud dari sikap kritis kawan-kawan terhadap kebijakan pemerintah dalam mengelola Negara ini.

Terlepas masih banyaknya keluhan pelayanan yang masih belum optimal. Terlepas dari Demo para petugas kesehatan. Saya juga mendapatkan cerita gembira dari yang merasakan manfaatnya.

Saya masih tetap percaya bahwa Negara akan memikirkan rakyatnya, meski masih banyak kendala yang perlu dibenahi. Kelemahan sistem pastilah ada, juga moral pelaksana yang masih dalam tanda tanya, PR yang perlu segera dikerjakan. Apa jadinya Negara bila rakyatnya menderita, pastilah kekacauan yang ada.

Semangat Gotong Royong, peduli terhadap orang lain, dan berusaha tetap percaya akan niat baik adalah hal yang perlu dilakukan, serta tentu saja sikap kritis, berani mengabarkan kebenaran demi kehidupan yang lebih baik.

Saya (juga mengajak keluarga saya) ikut BPJS sebagai warga negara yang memilih satu sikap yang saya anggap wujud kecintaan saya terhadap Negara Republik Indonesia ini.

 

Jakarta, 15 Maret 2016

retmono adi