Kesombongan Spiritual yang Masih Sering Mengusikku, Apakah Mentalku Sehat?


Dipicu oleh twitwar di Twitter tentang pemahaman mengenai Surga dan Neraka, dan memperingati Hari Kesehatan Mental Sedunia 10 Oktober.

Aku merasa lebih tahu dari mereka.

Aku merasa lebih paham dari mereka.

Aku merasa lebih berpengalaman dari mereka, karena aku sudah banyak makan asam garam kehidupan.

Aku merasa lebih Suci dari mereka, karena lebih banyak buku yang kubaca dan dibimbing oleh Guru  yang betul betul telah teruji ilmu agamanya.

Aku merasa lebih dewasa dari mereka dalam mensikapi kehidupan.

Aku lebih khusyuk berdoa dari mereka.

Aku merasa lebih banyak bersyukur daripada mereka.

dan

Aku mentertawakan mereka,

Aku mencibir mereka.

Apakah aku lebih sehat mental daripada mereka?

 

Jakarta, 8 Oktober 2019

Retmono Adi

Obrolan Generasi X tentang Generasi Z, yang Anggap Agama Paling Penting


Tulisan ini berdasar obrolan di WA, karena menarik maka aku ingin bagikan juga di sini. Semoga bermanfaat.

+ Apakah krn dekontruksi tdk juga menawarkan solusi, lalu kembali ke religi?

– Lha.. Itulah… Mungkin juga sudah terlanjur jadi bangsa ‘konsumtif’, tapi tidak punya daya cipta.. Mungkin ‘kehampaan’ itu yg membuat kembali menguatkan ‘identitas religi’…atau.. Itu sebagai sebentuk defends mechanism kolektif juga bisa.. Defends atas dunia digital yg kian mengglobal Lanjutkan membaca “Obrolan Generasi X tentang Generasi Z, yang Anggap Agama Paling Penting”

Dasar Filosofis ; Dasar Teori Psikodrama, Adam Blatner, MD, TEP (4)


lanjutan dari :
Perkembangan Teori ; Dasar Teori Psikodrama, Adam Blatner, MD, TEP (3)

Dasar Filosofis

Aspek lain dari teori bahkan melampaui teori-meta, dan pandangan filosofis yang lebih umum. Moreno adalah visioner yang berani untuk menyarankan ide metafisik dan teologi pada saat spiritualitas dan psikologi umumnya dianggap sebagai wilayah yang terpisah dari bisnis. Ilmu agak dihapus dari agama, dan pernyataan-pernyataan filosofis Moreno itu sedikit memalukan. Namun, upaya ini mungkin kompartementalisasi mengkritik diri sebagai hasil dari sub-kultur intelektual yang bingung dengan saintisme ilmu pengetahuan, yang juga dalam cengkeraman sekuler, materialistis, reduksionistik mitos. Lanjutkan membaca “Dasar Filosofis ; Dasar Teori Psikodrama, Adam Blatner, MD, TEP (4)”

APA AJARAN AJARAN SPIRITUAL ITU DAN BAGAIMANA HAL INI MERASUK ?


…..Dan inilah kutipan dari naskah ceramah Richard Harvey untuk mengundang refleksi, pikiran, dan wawasan Anda…

“Ajaran-ajaran spiritual di sini tidak untuk dipahami dengan cara biasa. Mereka tidak untuk didengar dan dianalisis dan dipertimbangkan seperti proposisi fisika atau matematika atau kritik sastra. Ajaran-ajaran spiritual adalah komunikasi transpersonal dari dalam bawah sadar mengenai hal hal yang melebihi kepribadian, kecerdasan, analisis, dan rasionalitas. Ajaran-ajaran spiritual adalah impersonal dan luas, condong ke arah wahyu transenden dan memohon pada yang Ilahi.

Anda harus menerima ajaran spiritual melalui hati Anda. Hal ini harus menggerakan Anda; itu harus memberikan perasaan spontan OM, ya, afirmatif yang mengambil alih seluruh diri Anda dan bergerak melalui jantung Anda seperti menghirup udara murni.

Transmisi ajaran spiritual adalah suatu hal yang sangat pribadi. Ketika Anda dipenuhi dengan kepercayaan dan iman dan kerinduan, dan intensitas gairah, dan perasaan melebihi kelangsungan hidup dan kepentingan diri Anda, maka Anda telah menemukan guru yang tepat. Ikutilah guru bahwa Anda telah menemukan tanpa pertanyaan, bukan karena Anda telah meninggalkan kemampuan mental penting Anda, yang tidak ada artinya sama sekali, tetapi karena Anda mengukur keterlibatan Anda dalam hati dari penerimaan dalam hidup Anda, tercermin dalam penerimaan mendalam Anda dan mengikuti ajaran yang berasal dari guru yang telah Anda pilih atau yang telah memilih anda. “(hal. 132 dari Dharma Sky)

 

Kutipan dari Dharma Sky.
http://www.sacredattentiontherapy.com/Books.html

Pdt Robert Meagher
Co-Founder, Wakil Kepala Sekolah, Guru Senior di Pelatihan Terapi Online Attention Sacred

 

Terjemahan bebas dari diskusi di Group Linkedin :
WHAT ARE SPIRITUAL TEACHINGS AND HOW ARE THEY TRANSMITTED?

SOULDRAMA Jembatan untuk Psikologi dengan Spiritual


Souldrama merupakan pengembangan metode Psikodrama yang dilakukan oleh Connie Miller
 Souldrama adalah Jembatan untuk Psikologi dan Spiritual
 Mengintegrasikan EGO dengan Soul melalui 7 tahap :

1. Faith – Surrender, Prayer Connection allow us – Trust
2. Truth – Embrace your Shadow – melepas peran yg menghambat utk mendapat Berkah – Kejelasan Tujuan (Soul)
3. Compassion – Empathy, Menghargai Perbedaan – Forgiveness
4. Love – Penerimaan Diri – Define and Deepen Your Connection within and Gain a deeper sense of Self acceptance so the spirit may flow and speak trough you – Unconditioned Self Love
5. Humility – Balance YIN YANG – Learn again the Crowd – have to courage your own convictions – Empowerment
6. Gratitude – be open to love – expressing gratitude opens the heart – Self Worth
7. Integration – to be present – Mind, body and Soul balance – the descending spirit unites with the ascending soul and bring you gifts home to share with others – Transformation

Trust – Clarity – Forgiveness – Self Love – Empowerment – Self Worth –Transformation —- To Love and Be Loved

Apakah proses tersebut dapat diterjemahkan seperti Puisinya Rendra ini ?
1. Kesadaran adalah Matahari
2. Kesabaran adalah Bumi
3. Keberanian menjadi Cakrawala
4. Perjuangan adalah Pelaksanaan Kata-kata