“Corona Ergo Sum” Renungan Kecik by : Goro Hendratmoko


Rene Descartes, seorang filsuf Perancis pernah mengungkapkan jargon filsafat yang sangat populer yaitu “cogito ergo sum”. Frase itu punya arti “ketika aku berpikir, maka aku ada”. Untuk saat ini, ijinkan aku mengubah frase itu dengan “corona ergo sum”. Lanjutkan membaca ““Corona Ergo Sum” Renungan Kecik by : Goro Hendratmoko”

10 Cara Tetap Sehat dan Bahagia oleh Iip Fariha


Ini bukan urutan, ini hanya kunci-kunci sehat atau tips yang mudah-mudahan cocok dan salah satunya bisa anda praktekan secara rutin sebagai teknik healing untuk menjaga kesehatan mental anda. Dalam 10 hari ini, sesungguhnya sudah kita bahas secara bertahap. Saya akan ulang lagi secara umum, terutama bagi yang baru bergabung agar mendapatkan gambaran yang utuh : Lanjutkan membaca “10 Cara Tetap Sehat dan Bahagia oleh Iip Fariha”

Refleksi dari Menonton Film dan Kenyataan yang Terjadi Sekarang ini.


Aku menonton film serial Kartun Jepang. Film yang aku tonton menunjukkan Iblis, yang kalah brutal oleh perilaku manusia yang merasa mewakili Keadilan. Siapakah yang lebih Jahat, ternyata Iblis kalah jahat oleh manusia yang merasa dirinya mewakili Keadilan. Lanjutkan membaca “Refleksi dari Menonton Film dan Kenyataan yang Terjadi Sekarang ini.”

Pesan kepada Kawan Melalui WhatApps, Sebuah Perjalanan Spiritual


Kmrin2 itu,
Ada blockage energy cakranya, tersumbat.

Jd aja ak dikuasain anger.
Ga balance yin dan yang nya.. Lanjutkan membaca “Pesan kepada Kawan Melalui WhatApps, Sebuah Perjalanan Spiritual”

3 Hal, Penanda Kedalaman Hidup, atau Ukuran Kesehatan Mental


Akhir tahun 2019 lalu, aku mengikuti Lokakarya di Girisonta, mengenai Latihan Rohani yang dibimbing oleh Rm Sardi SJ. Ada salah satu pernyataannya yang menarik, yang aku coba adaptasi dalam dunia Psikologi. Beliau menyatakan perihal Penanda Kedalaman Hidup (diksi Spiritualitas) aku coba selaraskan dengan Ukuran Kesehatan Mental (diksi Psikologi).

Ada 3 Kriterianya, yaitu: Lanjutkan membaca “3 Hal, Penanda Kedalaman Hidup, atau Ukuran Kesehatan Mental”

Percakapan di WhatsApp tentang Spiritualitas yang Bekerja dalam Diri


– Aku ingin retreat2 spiritual sprti di foto2 IG mas didi
Aku terbantu bgt kmrin selama souldrama dan sesi terapi 1 kali bersama Connie..

+ Setiap kau berproses Psikodrama (Souldrama) dapat juga kau jadikan itu Retreat mu,…
Setiap saat kau merasa perlu “berhenti sejenak” dan merefleksikan Masa Lalu, atau apa yg sudah kau lakukan,…itu adalah retreat,…
sebaiknya memang ada Mentor yg membimbingmu,…utk menjaga obyektivitas nya,…. Lanjutkan membaca “Percakapan di WhatsApp tentang Spiritualitas yang Bekerja dalam Diri”

Kesombongan Spiritual yang Masih Sering Mengusikku, Apakah Mentalku Sehat?


Dipicu oleh twitwar di Twitter tentang pemahaman mengenai Surga dan Neraka, dan memperingati Hari Kesehatan Mental Sedunia 10 Oktober.

Aku merasa lebih tahu dari mereka.

Aku merasa lebih paham dari mereka.

Aku merasa lebih berpengalaman dari mereka, karena aku sudah banyak makan asam garam kehidupan.

Aku merasa lebih Suci dari mereka, karena lebih banyak buku yang kubaca dan dibimbing oleh Guru  yang betul betul telah teruji ilmu agamanya.

Aku merasa lebih dewasa dari mereka dalam mensikapi kehidupan.

Aku lebih khusyuk berdoa dari mereka.

Aku merasa lebih banyak bersyukur daripada mereka.

dan

Aku mentertawakan mereka,

Aku mencibir mereka.

Apakah aku lebih sehat mental daripada mereka?

 

Jakarta, 8 Oktober 2019

Retmono Adi

Obrolan Generasi X tentang Generasi Z, yang Anggap Agama Paling Penting


Tulisan ini berdasar obrolan di WA, karena menarik maka aku ingin bagikan juga di sini. Semoga bermanfaat.

+ Apakah krn dekontruksi tdk juga menawarkan solusi, lalu kembali ke religi?

– Lha.. Itulah… Mungkin juga sudah terlanjur jadi bangsa ‘konsumtif’, tapi tidak punya daya cipta.. Mungkin ‘kehampaan’ itu yg membuat kembali menguatkan ‘identitas religi’…atau.. Itu sebagai sebentuk defends mechanism kolektif juga bisa.. Defends atas dunia digital yg kian mengglobal Lanjutkan membaca “Obrolan Generasi X tentang Generasi Z, yang Anggap Agama Paling Penting”

Dasar Filosofis ; Dasar Teori Psikodrama, Adam Blatner, MD, TEP (4)


lanjutan dari :
Perkembangan Teori ; Dasar Teori Psikodrama, Adam Blatner, MD, TEP (3)

Dasar Filosofis

Aspek lain dari teori bahkan melampaui teori-meta, dan pandangan filosofis yang lebih umum. Moreno adalah visioner yang berani untuk menyarankan ide metafisik dan teologi pada saat spiritualitas dan psikologi umumnya dianggap sebagai wilayah yang terpisah dari bisnis. Ilmu agak dihapus dari agama, dan pernyataan-pernyataan filosofis Moreno itu sedikit memalukan. Namun, upaya ini mungkin kompartementalisasi mengkritik diri sebagai hasil dari sub-kultur intelektual yang bingung dengan saintisme ilmu pengetahuan, yang juga dalam cengkeraman sekuler, materialistis, reduksionistik mitos. Lanjutkan membaca “Dasar Filosofis ; Dasar Teori Psikodrama, Adam Blatner, MD, TEP (4)”

APA AJARAN AJARAN SPIRITUAL ITU DAN BAGAIMANA HAL INI MERASUK ?


…..Dan inilah kutipan dari naskah ceramah Richard Harvey untuk mengundang refleksi, pikiran, dan wawasan Anda…

“Ajaran-ajaran spiritual di sini tidak untuk dipahami dengan cara biasa. Mereka tidak untuk didengar dan dianalisis dan dipertimbangkan seperti proposisi fisika atau matematika atau kritik sastra. Ajaran-ajaran spiritual adalah komunikasi transpersonal dari dalam bawah sadar mengenai hal hal yang melebihi kepribadian, kecerdasan, analisis, dan rasionalitas. Ajaran-ajaran spiritual adalah impersonal dan luas, condong ke arah wahyu transenden dan memohon pada yang Ilahi.

Anda harus menerima ajaran spiritual melalui hati Anda. Hal ini harus menggerakan Anda; itu harus memberikan perasaan spontan OM, ya, afirmatif yang mengambil alih seluruh diri Anda dan bergerak melalui jantung Anda seperti menghirup udara murni.

Transmisi ajaran spiritual adalah suatu hal yang sangat pribadi. Ketika Anda dipenuhi dengan kepercayaan dan iman dan kerinduan, dan intensitas gairah, dan perasaan melebihi kelangsungan hidup dan kepentingan diri Anda, maka Anda telah menemukan guru yang tepat. Ikutilah guru bahwa Anda telah menemukan tanpa pertanyaan, bukan karena Anda telah meninggalkan kemampuan mental penting Anda, yang tidak ada artinya sama sekali, tetapi karena Anda mengukur keterlibatan Anda dalam hati dari penerimaan dalam hidup Anda, tercermin dalam penerimaan mendalam Anda dan mengikuti ajaran yang berasal dari guru yang telah Anda pilih atau yang telah memilih anda. “(hal. 132 dari Dharma Sky)

 

Kutipan dari Dharma Sky.
http://www.sacredattentiontherapy.com/Books.html

Pdt Robert Meagher
Co-Founder, Wakil Kepala Sekolah, Guru Senior di Pelatihan Terapi Online Attention Sacred

 

Terjemahan bebas dari diskusi di Group Linkedin :
WHAT ARE SPIRITUAL TEACHINGS AND HOW ARE THEY TRANSMITTED?