Pentingnya Menulis Pengalaman setelah Mengikuti Workshop Psikodrama


Saya setiap akhir workshop Psikodrama mengharapkan peserta untuk menuliskan pengalamannya mengikuti workshop Psikodrama ini. Pendapatnya sebelum mengikuti, Perasaan selama mengikuti, dan pelajaran yang didapat setelah mengikuti.

Beberapa hal yang menjadi alasannya adalah :
1. Sebagai fasilitator Psikodrama, saya dapat melihat progres/feedback dari tulisan peserta, yang dapat saya gunakan untuk tindaklanjut pembelajarannya, (saya ingin memastikan bahwa peserta memiliki pemahaman yang seperti saya harapkan) atau juga untuk bahan koreksi cara saya dalam memfasilitasi workshop Psikodrama.

2. Peserta yang mampu menuliskan dengan jujur, jelas dan runtut, dapatlah dianggap dalam kondisi Psikologis yang sehat. Ada pernyataan bahwa Pribadi yang sehat adalah Pribadi yang mampu mengungkapkan dirinya dengan baik.

3. Sementara bila belum sepenuhnya jujur, kurang jelas, dan kurang runtut, dapat dilihat telah terjadi proses terapeutik. Jadi alasan pertama ini adalah Menulis dapat dijadikan/dianggap sebagai terapi lanjutan.

4. Setiap tulisan saya upload di wordpress saya, agar dapat dibaca oleh orang lain, sehingga makin banyak orang yang mengenal Psikodrama

5. Saya juga menyatakan bahwa hal ini bukan kewajiban, dengan maksud agar tidak menjadi beban. Saya informasikan bahwa tulisan tersebut jika tidak ingin diupload juga boleh, ingin diupload dengan nama samaran boleh juga.

 

Retmono Adi