Terapi Menulis #03 Dorongan itu Muncul lagi


oleh Ayati Rini

Selama beberapa hari terakhir, aku bukan tidak mengalami apa yang kualami pada hari-hari sebelumnya. Masih seperti sebelumnya, karena ada pemicu atau tidak ada pemicu, tiba-tiba ada dorongan kuat dari dalam diri untuk meracau. Kepalaku terasa berkedut-kedut dan berat, lalu sekujur tubuhku mulai ingin melakukan hal yang repetitif. Kelenjar air mataku terasa meradang, sementara tenggorokanku tercekat. Aku mencoba menjalani seperti apa yang dikatakannya: menyalakan alarm untuk satu jam ke depan kemudian menuliskannya. Namun, dorongan di dalam diriku menolakku untuk menulis. Ia menolak untuk dilihat, ditonton, diketahui, diidentifikasi, kemudian pada akhirnya dihilangkan. Yang aku ketahui saat ini, ada dua dorongan di dalam diriku: dorongan untuk bisa terus sadar seperti saat aku menulis ini, dan dorongan untuk gelisah. Keduanya ingin menguasai diri ini secara penuh dan tidak ingin disingkirkan secara penuh. Lanjutkan membaca “Terapi Menulis #03 Dorongan itu Muncul lagi”

7 Teknik Mengolah (Shadow) Sisi Gelap Diri untuk Penyembuhan Luka Batin Masa Lalu


Kita semua memiliki sisi gelap di dalam diri kita. Setiap hari, kita bertarung melawan mereka – terkadang kita kalah, kadang kita menang. Sisi gelap ini yang menghantui kita dapat dilihat dalam pandangan sekilas atau dalam keadaan penuh kekalutan. Dan karena kesalahan dan rasa malu kita, kita cenderung mengabaikan dan menguburkan mereka.

Kita berpikir bahwa mereka harus tetap tersembunyi karena mereka tidak dapat dan tidak seharusnya ada dalam diri kita yang sadar. Masyarakat mengatakan pada kita untuk fokus pada pemikiran positif/ hal baik seperti cinta dan terang, tetapi tidak pada sisi gelap atau shadow. Fokus pada sisi positif itu mudah dan nyaman. Lanjutkan membaca “7 Teknik Mengolah (Shadow) Sisi Gelap Diri untuk Penyembuhan Luka Batin Masa Lalu”

Pengembangan Kreativitas, Terapi dengan Seni


Terapi seni kreatif muncul dari tradisi penyembuhan; dan seperti psiko-drama (di mana saya terlibat), apa yang mereka inginkan bekembang jauh melampaui peran orang sakit. Peran orang sakit adalah gagasan bahwa seseorang sehat dan yang lainnya sakit dan ekspresi kreatif akan menyembuhkan. Tapi kreativitas tidak perlu dianggap salah dalam hal ini, hanya itu yang bisa dilakukan semua orang dengan beberapa pengembangan kreativitas. Ini seperti “Fitness.” Sama seperti semua orang bisa melakukannya dengan sedikit latihan, begitu juga setiap orang dapat menikmati Pengembangan Kreativitas! Lanjutkan membaca “Pengembangan Kreativitas, Terapi dengan Seni”