Feedback Peserta Psikodrama pada Mother Refresher Training “Happy Mother for Happy Children” di Lembang Bandung


Dear Mas Didik yang baik,

Terima kasih banyak sebelumnya atas segala kebaikan mas Didik dalam memperkaya para ibu di MRT gelombang 3 di NTC SOS Children’s Villages Indonesia.

Berikut saya lampirkan feedback dari para peserta. Saya tidak mengurangi atau pun menambahkan kata, tanda bacanya. Segala yang saya ketik sesuai dengan apa yang dituliskan oleh peserta.

Bersamaan dengan email ini, saya juga meminta, sudi kiranya mas Didik dapat menuliskan cerita singkat terkait proses belajar yang mas Didik alami selama 3 hari bersama para ibu SOS CVI gelombang 3. Kiranya tulisan ini dapat kami bacakan saat pertemuan ibu di masing-masing wilayah nantinya.

Terima kasih banyak atas segala bantuannya.

Salam,

Dhiny Luna Wulandari Lanjutkan membaca “Feedback Peserta Psikodrama pada Mother Refresher Training “Happy Mother for Happy Children” di Lembang Bandung”

Testimoni Pengalaman Mengikuti Psikodrama di Medan Maret 2019


Psikodrama sebagai  terapi kelompok, Psikodrama yang saya ketahui salah satu bagian dari teknik terapi yang melibatkan orang lain . Cukup  sampai disitu yang saya ketahui.

Bagaimana menerapkan dalam sesi konseling?
Apakah sulit ?
Apa saja yang dipersiapkan?

Itu membuat saya menjadi penasaran….
Maka saya merealisasikan rasa ingin tahu ini …
Dan semuanya terjawab dalam sesi-sesi pelatihan yang sangat Apik dan menyenangkan.

Dalam Psikodrama bukan hanya “protagonis” yang mendapat manfaat tapi peran pengganti yang lain juga terpapar manfaatnya…

Semoga dapat saya  praktekkan dalam kelompok relawan LLHPB Aisyiyah. Terimakasih Mas Retmono Adi untuk pengalaman terindah, memberi ruang dan peluang untuk menjadi apa yang kita mau, tanpa kukungan nilai….

        Tubuh lihai meliuk suka-suka
         Rentang jari riang dalam rasa
          Aku menjadi… Aku adalah Aku

#Psikodrama

Medan, 21 Maret 2019

Sri Ngayomi

Testimoni Psikodrama, Saya Masih Penasaran (Oops, sekarang tanggal 21 Februari, molor 9 hari)


Terakhir saya menulis adalah ketika saya sedang menangis karena melihat anak perempuan saya yang masih berusia satu bulan tengah sakit flu, hampir setahun lalu. Namun kali ini saya tidak sedang ingin membahas anak saya ataupun tulisan saya, melainkan tentang satu kegiatan yang baru saya ikuti sekitar dua minggu lalu. semoga hasil tulisan saya bisa cukup runut untuk dijabarkan mengingat kemampuan menulis saya yang sudah semakin menurun karena tidak pernah lagi diasah.

Baiklah, tanpa berpanjang lebar, mari dimulai saja tulisannya. Lanjutkan membaca “Testimoni Psikodrama, Saya Masih Penasaran (Oops, sekarang tanggal 21 Februari, molor 9 hari)”