3 Tahapan Utama dalam Psikodrama dan Sedikit Catatan Tambahan


Psikodrama terdiri dari tiga tahap utama, yaitu:

1. Pemanasan (Warming up)
2. Pentas (Action)
3.  Integrasi / Refleksi

Tiga tahap ini menjadi tahapan utama untuk membantu mengintegrasikan proses psikodrama ke dalam kelompok, dalam merancang spontanitas, dan mengaplikasikannya ke proses terapi. Boleh juga jika ingin ditambahkan untuk mengawali dengan tahap Perkenalan, dan diakhiri dengan tahap Penutup, berterima kasih dan bersalaman. Lanjutkan membaca “3 Tahapan Utama dalam Psikodrama dan Sedikit Catatan Tambahan”

Sculpture (Memahat Membuat Patung) Salah satu Teknik Psikodrama


Apa itu Sculpture (Memahat) atau membentuk Figur dalam Psikodrama ?

Sculpture adalah Teknik dalam Psikodrama dengan membuat Patung, atau figur dengan tubuh atau seluruh badan peserta, secara individu maupun berkelompok. Tubuh atau badan peserta dibentuk oleh peserta sendiri, oleh peserta lain atau pun oleh Direktur (sutradara, atau Fasilitator) menjadi figur.

Figur yang dibuat ini bisa sebuah benda mati atau pun tokoh karakter tertentu, misalnya Pohon, Batu, Burung, Presiden, Thanos, dll.

Apabila dilakukan berkelompok dapat juga membentuk sebuah Peristiwa (diorama). Istilah terbaru yang populer beberapa waktu yang lalu adalah Mannequin Challenge.

Teknik ini dapat digunakan ditahap Warming Up untuk membangun hubungan antar peserta, dan membangun saling percaya, termasuk juga membangun hubungan antara Peserta dan Fasilitator. Selain itu teknik ini juga dapat digunakan pada tahap Action, apabila waktu tidak memungkinkan untuk melakukan drama yang lengkap dengan Gerak dan Dialog.

Instruksi yang sering saya gunakan adalah berkata dengan keras “Freezzzzzz!” dan seluruh peserta akan membeku menjadi Patung.

Contoh :

“Tolong menjadi Air Mancur,…3,…..2,….1,….Freezzzz!”

“Tolong buatkan suasana Taman kota di Senja hari,…..5,….4,…3,…2,…1,…Freezzz!”

Pemanfaatan lebih lanjut Teknik ini dapat digunakan untuk Membangun Sinergi Kelompok dalam dunia kerja. Dapat juga untuk melatih Belajar Sosial bagi Anak-anak atau Remaja. Tentunya dengan diberikan pengantar yang cukup untuk materinya, atau Refleksi (debrief) yang mendalam sesudahnya.

Silahkan mencoba,…….

Yogyakarta, 15 Mei 2019

Retmono Adi

 

Testimoni Psikodrama, Saya Masih Penasaran (Oops, sekarang tanggal 21 Februari, molor 9 hari)


Terakhir saya menulis adalah ketika saya sedang menangis karena melihat anak perempuan saya yang masih berusia satu bulan tengah sakit flu, hampir setahun lalu. Namun kali ini saya tidak sedang ingin membahas anak saya ataupun tulisan saya, melainkan tentang satu kegiatan yang baru saya ikuti sekitar dua minggu lalu. semoga hasil tulisan saya bisa cukup runut untuk dijabarkan mengingat kemampuan menulis saya yang sudah semakin menurun karena tidak pernah lagi diasah.

Baiklah, tanpa berpanjang lebar, mari dimulai saja tulisannya. Lanjutkan membaca “Testimoni Psikodrama, Saya Masih Penasaran (Oops, sekarang tanggal 21 Februari, molor 9 hari)”

Seniman Lima Belas Menit Goes To Jogja: Rasa yang Tak Pernah Ada


Seniman Lima Belas Menit adalah sebuah komunitas drama maupun psikodrama yang berada di Fakultas Psikologi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS). Komunitas ini awalnya terbentuk karena adanya Olimpiade Psikologi 3 tahun 2015 di Surabaya dengan cabang Psychodrama. Komunitas ini sudah melakukan pentas di internal maupun eksternal Fakultas Psikologi UKWMS. Komunitas ini beranggotakan mahasiswa aktif yang tertarik dalam bidang psikodrama, maupun teatre itu sendiri, komunitas ini dibawah bimbingan 2 dosen Psikologi UKWMS, yaitu Pak Danto dan Bu Erlyn, serta dibawah bimbingan langsung praktisi psikodrama asal Yogjakarta, yaitu Pak Didik. Lanjutkan membaca “Seniman Lima Belas Menit Goes To Jogja: Rasa yang Tak Pernah Ada”

Pengalaman Psikodrama di Yogyakarta dari Surabaya


Hi semua, namaku Reyna, Aku mahasiswa semester tiga Fakultas Psikologi di Surabaya alias Angkatan 2017. Aku akan sedikit berbagi cerita dari pengalamanku pada kegiatan Psikodrama hari jumat 3 Agustus 2018. Aku bersama anggota komunitas di kampus yang bernama Seniman Lima Belas Menit yang hadir saat itu ada 8 anggota. Kami dari Surabaya naik Kereta Api kemudian menginap. Kami tiba tanggal 2 Agustus dan kegiatan Psikodrama dilakukan keesokan harinya karena faktor kelelahan.

Acara dimulai dengan setiap anggota diminta untuk menjelaskan siapa diri setiap anggota di teras, lalu setiap anggota diminta menjelaskan apa yang diharapkan dalam kegiatan hari ini dan juga menjelaskan cita-cita dalam profesi. Lanjutkan membaca “Pengalaman Psikodrama di Yogyakarta dari Surabaya”