Tips Wawancara Kerja Bagi Rekrutmen


Berhentilah menanyakan kepada calon Karyawan :

1. Mengapa Anda ingin bekerja di sini?
2. Apa kelemahan terbesar Anda?
3. Apa yang akan dikatakan bos terakhir Anda tentang Anda?
4. Mengapa kami harus mempekerjakan Anda?

Lanjutkan membaca “Tips Wawancara Kerja Bagi Rekrutmen”

6 Hal tidak Tepat dikatakan dalam Wawancara Kerja (dan Jawaban yang Tepat)


1. Mengapa Anda mencari pekerjaan baru?

Jawaban buruk: Bos saya adalah brengsek dan pelanggan sulit untuk ditangani.

Tip: Jaga jawabannya positif, dalam hal di mana tujuan Anda, bukan apa yang Anda ingin hindari.

Jawaban yang lebih baik: Saya telah dipromosikan sejauh yang saya bisa capai di perusahaan saya saat ini. Saya mencari tantangan baru, yang akan memberikan saya kesempatan menggunakan keterampilan saya, untuk membantu pertumbuhan bisnis . Lanjutkan membaca “6 Hal tidak Tepat dikatakan dalam Wawancara Kerja (dan Jawaban yang Tepat)”

Adrenalin #11 Life Career Employee Faith


Monday, 14 March 2016

Pagi ini aku menggunakan rok mini terusan yang jarang kupakai. Aku harus cukup yakin kalau badanku belum melar dan masih bisa mengenakannya. Tak hanya yakin dengan badan sendiri, tapi juga tahu ada momen apa yang segitu pentingnya sampai harus mengenakannya. Aku berjalan dengan santai dan tanpa beban menuju kantor. Percaya diri.

Aku menghadiri meeting pagi. Pikiranku terus berkecamuk tentang wawancara siang nanti di perusahaan multinasional asal Eropa. Apa alasan yang harus kusampaikan ke bos untuk ijin dari jam 11.30 – 3 sore.. Aku sakit perut, rasanya mules dan ingin sekali pergi ke WC. Degup jantungku berbunyi kencang sekali. Kalau kudekatkan ke sisi meja, aku bisa merasakan meja bergetar karenanya. Aku bisa mendengar bos atas bos ku berbicara memberi masukan, apa yang menjadi harapannya atas report yang diberikan. Nadanya menyakinkan. Bahasa inggrisnya lancar. Dia seorang Belanda berambut pendek, pirang dan keriting.

Akhirnya  meeting selesai juga. Jantungku bukannya berhenti tapi semakin berdegup keras. Semua kerjaan harus selesai dalam minggu ini. Aku merasa gagal tidak dapat memenuhi semua tenggat waktu yang telah ditetapkan.  Pikiranku terus berkecamuk antara menyelesaikan semua pekerjaan dengan cepat, dan wawancara yang akan kuhadiri dari jam 11.30 siang ini.

Aku putuskan untuk tinggalkan dulu semua pekerjaan, ku ambil tas dan cepat-cepat keluar dari kantor lalu pergi. Aku berjalan penuh kepercayaan diri, namun wajah berkerut 27 kerutan. Jantung tak henti-hentinya berdegup kencang sekali. Kepala sakit. Adrenalin naik. Sesampainya di tempat yang telah dijanjikan oleh Head Hunter, aku tak langsung menemui mereka. Aku menuju kamar mandi untuk merapikan diri, melihat diri ke kaca dan berkata, “aku bisa melewati semua ini”.

Ngobrol setengah jam lebih dengan 3 orang dari Head hunter di salah satu coffée  shop. Aku berbicara, seolah-olah lupa dengan beban yang sebelumnya kubawa.

Setelah dari Head Hunter, aku menuju kantor perusahaan tempat aku diberi pekerjaan untuk menemui user nya. User nya menemuiku tepat jam 1. Dia bertanya dalam bahasa inggris dan aku mampu menjawabnya penuh kepercayaan diri. Aku tak menyangka aku bisa mengeluarkan semua kemampuanku. Ibarat  dalam keadaan bahaya, manusia mampu melampui segala batas kemampuannya untuk bertahan hidup.

Sepulang dari interview, perasaan mulai bergejolak lagi. Aku mencari makan apa saja, agar menjaga aku  kembali dengan kekuatan tubuhku sendiri. Setidaknya tidak sampai pingsan. Lemas sekali rasanya. Aku duduk dengan tenang di taxi, tanganku beradu berulang kali kutekan-tekan. Berkali-kali aku mengambil nafas panjang. Aku telat balik ke kantor. Ada meeting lagi jam 3. Kerjaan belum selesai. Di ruang meeting, bos menegur, “Kok lama banget sih?”

Aku baca email dari bos untuk revisi kerjaan. Kerjaan yang baru kuselesaikan sabtu kemarin dengan menghabiskan waktu seharian. Sakit kepala lagi. Pekerjaan yang lain belum selesai, pekerjaan yang harusnya dikerjakan oleh bosku ditambahkan lagi. Semua soal deadline. Hari ini harus dikumpulkan. Adrenalinku naik lagi. Badanku lemas sekali. Aku ingin teriak, mengeluarkan semua yang ada di kepalaku. Emosiku memuncak.  Tak mampu kutulis semua yang harus kukerjakan.

Aku belum pernah merasakan hal ini. Jiwa terasa terangkat dari tubuh. Kaki inginnya bergoyang terus. Kepala penuh. Ini rasanya seperti bertahan hidup disaat semua tubuh sudah tak mampu bertahan dan hanya ada beberapa menit untuk menyampaikan pesan terakhir sebelum tumbang. Apakah ini yang aku inginkan? Apakah ini yang harus aku lewatkan sebelum hal besar terjadi? Atau ini hanyalah rekaan pikiranku saja? Berulang kali aku mengambil nafas panjang. Berusaha menenangkan diri. Ini hanya sementara. Ini hanya sementara.

 

SJU

10 Penyebab Anda masih tidak Mendapatkan Pekerjaan (dan Solusinya)


Sering, para klien akan memberitahu saya apa yang salah dengan pencarian kerja mereka. Saya mendengarkan dan kemudian memberikan solusi . Mungkin sederhana, Anda hanya belum menerapkannya untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai. Kebanyakan adalah masalah jaringan . Sejauh ini, Saya melihat sepuluh kesalahan umum, yang hanya merupakan penundaan untuk dapat pekerjaan. Lanjutkan membaca “10 Penyebab Anda masih tidak Mendapatkan Pekerjaan (dan Solusinya)”

Apa yang harus dilakukan saat wawancara ?


 KESAN PERTAMA ADALAH SEGALANYA

Ketika Anda wawancara dengan calon Pemberi Kerja, Anda mungkin memiliki 100 hal perputar-putar di kepala Anda, dan ini dapat menyebabkan Anda cemas. Namun, jika Anda bisa fokus pada item yang paling penting dari wawancara, maka Anda akan merasa lebih santai dan mampu mengendalikan diri  dan menentukan maksud yang ingin Anda sampaikan. Banyak orang merasa terbantu dengan mengetahui, apa yang tidak boleh dilakukan saat wawancara, demi untuk lebih memahami apa yang harus mereka lakukan.

8 KESALAHAN WAWANCARA UNTUK DIHINDARI

Dalam rangka mempersiapkan diri sebaik-baiknya untuk wawancara penting, pastikan Anda menghindari kesalahan berikut yang dapat mencegah Anda untuk memenangkan posisi itu. Lanjutkan membaca “Apa yang harus dilakukan saat wawancara ?”